MMI tidak suka memerangi thaghut dengan ayat ini, makanya ada yang dirubahnya karena thaghut itu golongan syirik.
menyembah Allah dan menyembah demokrasi, juga mengada-adakan tuhan - tuhan tandingan.
Diwajibkan memerangi seluruh orang musyrik meskipun mereka tidak memerangi kaum muslimin, sampai mereka mau masuk Islam atau membayar jizyah bagi beberapa golongan yang diperselisihkan para ulama’
Alloh berfirman:
فَإِذَا انْسَلَخَ اْلأَشْهُرُ الْحُرُمُ فَاقْتُلُوا الْمُشْرِكِيْنَ حَيْثُ وَجَدْتُمُوْهُمْ وَخُذُوْهُمْ وَاحْصُرُوْهُمْ وَاقْعُدُوْا لَهُمْ كُلَّ مَرْصَدٍ
“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyirikin di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian.” (At-Taubah: 5)
قَاتِلُوا الَّذِينَ لاَيُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَلاَ بِالْيَوْمِ اْلأَخِرِ وَلاَيُحَرِّمُونَ مَاحَرَّمَ اللهُ وَرَسُولُهُ وَلاَيَدِينُونَ دِينَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حَتَّى يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَن يَدٍ وَهُمْ صَاغِرُونَ
“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) pada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah Dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” (At-Taubah: 29)
Secara ringkas tahapan-tahapan ini terangkum dalam perkataan Ibnu Qoyyim, ketika beliau mengatakan:”
وكان محرماً ثم مأذوناً به ثم مأموراً به لمن بدأهم بالقتال ثم مأموراً به لجميع المشركين ...
“Dan jihad itu diharamkan lalu diijinkan lalu diperintahkan melawan orang yang menyerang duluan lalu diperintahkan untuk memerangi seluruh orang-orang musyrik” (Zaadul Ma’ad II/58)[494]
Ibnu Qoyyim berkata: “…..maka keadaan orang kafir setelah turun surat At-Taubah ditetapkan menjadi tiga kelompok, yaitu Muharibin, Ahlu ‘Ahdin dan Ahlu Dzimmah. Lalu Ahlul ‘Ahdi wash Shulhi tergabung kedalam negara Islam, maka orang kafir tinggal dua macam saja yaitu Muharibin dan Ahludz Dzimmah. (Zaadul Ma’ad III/160)
Ibnul ‘Arobi berkata: “Firman Alloh yang berbunyi:
فَإِذَا انْسَلَخَ اْلأَشْهُرُ الْحُرُمُ …….
“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu……”(At-Taubah: 5)
Ayat ini menasakh seratus empat belas ayat. (Ahkamul Qur’an karangan Ibnul ‘Arobi I/201). Dan mereka yang mengatakan bahwa ayat ini sebagai nasakh adalah: Adl-Dlohak bin Muzahim (Ibnu Katsir IV/55), Ar-Robi’ bin Anas (Al-Baghowi I/168), Mujahid, Abul ‘Aliyah (Fathul Qodir karangan Asy-Syaukani I/191), Al-Hasan ibnul Fadl (Al-Qurthubi XIII/73), Ibnu Zaid (Al-Qurthubi II/339), Musa bin ‘Uqbah, Ibnu ‘Abbas, Al-Hasan, ‘Ikrimah, Qotadah (Fathul Qodir I/497), Ibnul Jauzi dan ‘Atho’ (Al-Baghowi III/122).
Hal itu juga dikatakan oleh Ibnu Taimiyah (al-Ihtijaj bil Qodar karangan Ibnu Taimyah hal. 36), Asy-Syaukani (Fathul Qodir karangan Asy-Syaukani I/275), Al-Qurthubi (Tafsir Al-Qurthubi II/331) dan sekumpulan ulama’ pada berbagai masa.[495]
=======================================
Sebenarnya Ada Kerancuan Dengan Klaim Penyusun & Pendukung Al- Qur'an Terjemah Tafsiriyah. Pada Awal- Awal Terbit, Penyusun Mengatakan, Banyaknya Kasus " Terorisme " Di Indonesia Diakibatkan Oleh Kesalahan - Kesalahan Terjemahan Depag Yang " Serampangan ", Lalu Kalau Itu Benar Demikian, Apakah Tindakan - Tindakan " Terorisme " Di Belahan Bumi Lain Baik Di Rusia, Di Perancis Atau Di Bumi - Bumi Jihad Seperti Di Afghanistan, Iraq, Checnya, Kashmir Dll Itu Dilatarbelakangi Karena Para " Pelaku Terorisme " ( Baca : Mujahidin ) Membaca Al - Qur'an Terjemahan Depag ..????
Jawabannya Jelas Tidak Kan ...???
=========================================
: " COPY DARI AKUN FB " : " Habbats Sauda "
Silakan Yang Melihat Abu Jibril Sang Mujahid, Berjasa, Da'i, Dan Segudang Amalan Lain... Itu Hak Kalian Untuk Menjadikannya Sebagai Legenda Atau Pahlawan Dll...
Tapi Ya Ikhwah, Mau Dikemanakan Mata Dan Telingat Sebagian Besar Umat ... Memandang, Melihat, Mendengar Degan Mata Kepala Sendiri Bahwa Beliau Dengan Kendaraan MMInya Menghujat Dan Mendukung Thagut Untuk Memberangus Pelaku Dibalik Bom Cirebon, Lalu Sekarang Kurang Lebih 25 Orang Ikhwah Di DPO, Disiksa Lalu Skarang Menghuni Jeruji Fir'aun...
Ya Ikhwah Siapakah Yang Bersafari Keliling Ke DPR, KOMNAS HAM Dan Lembaga - Lembaga Syetan Lainnya, Disana Dia Mengemis Demi Seorang Anak, Sang Anak Yang Kemudian Hari Mengudzur Dan Menetapkan Status Keislaman Anshar Thagut...
Ya Ikhwah, Siapakah Orang Yang Paling Dekat Dengan Arbab Semacam Ngabalin ( Anggota Dewan Dari PBB ) CS,
Siapakah Yang Mengijinkan Orang - Orang Semacam Dia Untuk Khutbah Di Masjid Al - Munawarah, Siapakah Yang Suka Da'wah Dengan Bergandengan Tangan Bersama Abu Jahal - Abu Jahal Itu, Siapa Dan Jama'ah Manakah Yang Tampil Beda Dengan Menafsirkan Al - Qur'an Sesui Selera BNPT... ?
Sungguh Antum Semua Tahu Jawabanya Ya Ikhwan...
Sungguh Malapetaka Dan Duri Orang - Orang Semacam Ini Bagi Kelangsungan Tauhid Wal Jihad...
Wallahu 'Alam Bis Showab...
========
Sumber : https://www.facebook.com/groups/302751143143570/permalink/452325181519498/?comment_id=452340311517985&offset=0&total_comments=31



