Home » » Jabhah Al Nusrah dan FSA Ambil Alih Kendali Penyeberangan Perbatasan ke Yordan

Jabhah Al Nusrah dan FSA Ambil Alih Kendali Penyeberangan Perbatasan ke Yordan

Written By Anonim on Senin, 30 September 2013 | 11.43



SURIAH – Jabhah Al Nusrah Li Ahli Syam, salah satu dari dua afiliasi Al Qaeda di Suriah, baru-baru ini bekerja sama dengan Brigade Yarmuk yang berafiliasi dengan FSA untuk mengambil kendali dari penyeberangan perbatasan dari Daraa ke Yordania. Seperti dilansir oleh LWJ (29/9/13).

Jabhah Al Nusrah, Brigade Yarmuk dan Aknaf Bait Al Maqdis kelompok jihad yang bersekutu dengan Al-Qaeda dan beroperasi di Daraa. Pada 25 September, Al Hayat melaporkan bahwa 70 persen dari perbatasan berada di bawah kendali FSA bersama Aliansi Mujahidin. Perbatasan berada di bawah kontrol penuh dari Al Qaeda dan unit FSA pada hari sabtu, Al Jazeera melaporkan .

Seorang komandan militer dari pejuang mengatakan kepada Al Hayat bahwa Jabhah Al Nusrah dan Aknaf Bait Al Maqdis” memainkan peran penting dalam penyerbuan perbatasan melalui upaya terkoordinasi dengan pusat komando selatan Suriah yang dikuasai oleh faksi-faksi yang berafiliasi dengan FSA.”

Jabhah Al Nusrah di Daraa dikomandoi oleh Iyad al Tubasi dan Mustafa Abdul Latif Shalih. Al Tubasi, yang juga dikenal sebagai Abu Julaybib, adalah kakak ipar dari Syaikh Abu Musab al Zarqawi rahimahullah, mujahid yang terkenal dari Al Qaeda di Irak yang syahid (insyaaAllah) oleh serangan udara pasukan AS pada tahun 2006. Salih, yang juga dikenal sebagai Abu Anas As Sahhaba, juga pernah menyertai Zarqawi di Irak dan menjabat sebagai kaderisasi mujahidin. Al Tubasi dilaporkan telah gugur di akhir tahun 2012, tapi tak lama setelah itu Jabhah Al Nusrah merilis pernyataan menyangkal laporan tersebut.

Di masa lalu Jabhah Al Nusrah telah bekerja sama dengan Brigade Yarmuk dalam melakukan operasi gabungan di dalam dan sekitar wilayah Daraa di Suriah selatan. Pada bulan Maret, Jabhah Al Nusrah bersama Brigade Yarmuk menyerbu sebuah pangkalan pertahanan udara dan pos pemeriksaan militer, yang secara efektif menempatkan mereka dalam kendali bentangan 25 kilometer perbatasan dari Golan ke Yordania.

Jabhah Al Nusrah dan Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS), afiliasi Al Qaeda lainnya resmi cabang beroperasi di Suriah, secara rutin memimpin pertempuran melawan pasukan kafir Syiah Nusayriah. Unit-unit brigade yang berafiliasi dengan FSA sering menempel pada unit Al Qaeda karena Al Qaeda dipercaya lebih terorganisir dan lebih terampil dalam memerangi pasukan kafir Syiah Nusayriah dan lebih jelas ideologinya yang islami dibandingan dengan petinggi-petinggi yang FSA cenderung dinilai nasionalis dan pro Barat.

Unit dari FSA semakin mempererat hubungannya dengan unit Al Qaeda di Suriah. Kurang dari dua minggu lalu, dua brigade FSA di Raqqah yang diperkirakan memiliki 1.500 pejuang bersumpah setia kepada Jabhah Al Nusrah. Dan minggu lalu, Tiga brigade besar FSA bergabung dengan Jabhah Al Nusrah dan unit Islam lain untuk mengecam Koalisi Nasional Suriah yang sekuler dan menyerukan untuk pemberlakuan hukum Islam, seluruh Suriah.

Hal ini cukup membingungkan pengamat barat dalam menilai FSA, disatu sisi diawal pembentukannya FSA cenderung nasionalis, tetapi ada beberapa unit (tidak semua unit) dilapangan yang dekat dengan Islamis dan mujahidin bahkan meleburkan diri bersama mujahidin.

sumber : diolah dari LWJ
Al-Mustaqbal Channel
Sebarkan berita ini ya ikhwah! :
 
Support : Creating Website | Mujahidin | Mujahidin
Copyright © 1434 H / 2013 M. By Ridwan Kariem | Tauhid Media
Template Modified by Creating Website Published by Mujahidin
Proudly powered by Mujahidin