Purworejo – Ratusan warga Desa Prigelan, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (28/9) petang, membubarkan paksa pengajian Majelis Tafsir Al Quran yang mereka tuding sesat.
Kericuhan terjadi saat para jamaah MTA menolak meninggalkan lokasi. Mereka memaksa tetap menggelar pengajian di jalan masuk desa seperti dikutip dari metrotvnews.com.
Ajaran MTA dinilai bertentangan dengan faham yang banyak dianut mayoritas pemeluk warga setempat. Dalam dakwahnya, MTA dianggap melarang melakukan ziarah kubur maupun tahlilan.
Pengusiran jemaah berhasil digagalkan polisi yang tengah berjaga. Kendati begitu, warga mengancam melakukan tindakan lebih keras jika jemaah MTA masih terus menggelar pengajian di desa mereka.
(qathrunnada/kiblat.net)



