Home » » Sumber Fitnah “Jihad Seks” Itu Dari Iran Dan Syiah

Sumber Fitnah “Jihad Seks” Itu Dari Iran Dan Syiah

Written By Anonim on Senin, 23 September 2013 | 14.11


TUNIS – Di saat pintu kemenangan mulai terbuka, di saat Mujahidin mulai mengibarkan bendera Tauhid di tanah Suriah, meskipun demikian selalu saja ada halangan yang merintangi perjuangan mereka, selalu saja orang-orang kafir, orang-orang Musyrik dan orang-orang Munafik membuat fitnah untuk menghancurkan Mujahidin baik secara fisik maupun karakter.
Selain oposisi nasionalis yang menjadi ‘batu sandungan’ Mujahidin, ternyata ada fitnah yang menyebabkan pembunuhan karakter diantara Mujahidin yang ingin menerapkan Syariat Islam. Baru-baru ini terdengar kabar bahwa wanita Tunisia menjadi target pemerkosaan Mujahidin, lalu pulang dengan keadaan hamil. Astaghfirullah, fitnah apalagi yang ditujukan untuk Mujahidin oleh orang-orang kafir?
Menteri Dalam Negeri Tunisia, Lotfi Bin Jeddo mengklaim, sejumlah perempuan dari negaranya pulang dari Suriah dalam kondisi berbadan dua. Mereka hamil atas nama ‘jihad seksual’ — sebuah hal yang sejatinya tak dibenarkan.
Jeddo menambahkan, gadis-gadis Tunisia kerap berhubungan seks dengan 20, 30, hingga 100 ‘pemberontak’ Suriah. ” Kami tidak bisa tinggal diam,” ujar Jeddo, seperti dimuat Al Arabiya, Jumat (20/9/2013).
Tak hanya itu, dia mengklaim bahwa para pemuda pun jadi target. “Pemuda-pemuda Tunisia ditempatkan di garis depan medan tempur dan diajari cara menjarah dan menggerebek desa-desa di Suriah,” tambah dia.
Oleh karena itu, pemerintah Tunisia telah melarang 6 ribu warganya yang hendak berjihad di Suriah. Pemerintah juga memburu pihak-pihak yang menjadi agen jihad tersebut. “86 Tersangka sudah kami tangkap. Mereka terlibat dalam pengiriman warga Tunisia ke Suriah,” ujar Jeddo.
Kebohongan publik dilakukan oleh media – media sekular anti islam, baik dalam negri maupun luar negri. dalam upaya pencemaran nama baik mujahidin mereka memfitnah dengan memberitakan bahwa mujahidin melakukan “jihad sex” pada wanita-wanita tunisia dengan menyertakan foto palsu dan video palsu.
Narasumber yang menjadi penyebab berita palsu ini adalah lutfi ibn joddo, mentri dalam negri iran yang merupakan syiah (aqidah mereka bertaqiyah) . dan yang menjadi media pertama yang menyebarkan adalah mayadeen TV (TV iran).
Fitnah ini dilancarkan Iran agar nama Mujahidin menjadi jelek, diantara Mujahidin yang difitnah adalah Ummu Jaafar melalui fotonya bersama suaminya Abu Jaafar. Mereka adalah pasangan suami istri Mujahidin yang berangkat Jihad ke Suriah.
Ummu Jaafar, seorang ibu yang bergabung dengan pasukan mujahidin Suriah bersama suaminya Abu Jaafar di Aleppo. Ummu Jaafar dan Abu Jaafar telah memiliki anak perempuan yang bernama Faten. Layaknya keluarga pada umumnya, sebelum bertempur Ummu dan Abu Jaafar bercanda dengan Faten.
Sebagian besar media umum dan Syiah serta pro-Syiah menggunakan gambar mereka untuk menuduh mujahidin melakukan jihad seks. Ditambah Media-Media Sekuler Indonesia memberitakan soal ini. Ini adalah propaganda orang-orang kafir yang pro-Bashar Al Assad dan pendukung Syiah agar Mujahidin menjadi bahan olok-olok.
Namun, makar apapun yang orang kafir lakukan terhadap pejuang Islam, itu tidak akan meredupkan cahaya Allah. Allah akan balas makar mereka dengan kemenangan Islam yang tinggal menunggu waktu. Insya Allah.
Source : SCI / Al-Mustaqbal
Sebarkan berita ini ya ikhwah! :
 
Support : Creating Website | Mujahidin | Mujahidin
Copyright © 1434 H / 2013 M. By Ridwan Kariem | Tauhid Media
Template Modified by Creating Website Published by Mujahidin
Proudly powered by Mujahidin