Home » » Inilah Orang yang Paling Bertanggung Jawab Atas Fitnah di Azaz, Suriah

Inilah Orang yang Paling Bertanggung Jawab Atas Fitnah di Azaz, Suriah

Written By Anonim on Sabtu, 21 September 2013 | 08.28



Aleppo – Media Dakwah Al Haq, Kamis (19/9), mengungkap oknum yang paling bertanggung jawab atas perseteruan antara mujahidin Daulah Islamiyah Irak dan Syam (ISIS) dan brigade Badai Utara pada Rabu lalu (18/9) di kota Azaz, pedesaan Aleppo. Dakwah Al Haq mengatakan bahwa yang harus bertanggung jawab dalam perseteruan itu adalah komandan brigade Badai Utara, Ahmad Ghazali.

Dengan menukil perkataan sejumlah sumber dari Suriah, media pendukung Jihad itu mengatakan bahwa Ahmad Al Ghazali adalah agen rezim Bashar Al Asad yang ditanam dalam barisan pejuang Suriah. Ahmad Ghazali, tambah Dakwah Al Haq, berasal dari desa Qarva dan merupakan markas brigade yang dipimpinnya. Teman-teman Ghazali juga mengatakan, menurut sumber Dakwah Al Haq, bahwa ia adalah seorang Syiah militan.

Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya tersebut, beberapa bulan lalu Ghazali pernah mengalami sengketa keuangan dari penjualan kilang minyak yang dicuri brigade Badai Utara (brigade yang dipimpinnya) dan diselundupkan ke Turki. Ghazali tidak mendapatkan hasil penjualan minyak tersebut dari seorang penadah di Turki, kecuali hanya sebagain saja. Ketika ia meminta sisa pembayaran, penadah tersebut menjawabnya dengan tembakan.

Sumber itu melanjutkan, sebagaimana dilansir Dakwah Al Haq, Ghazali memiliki hubungan dengan badan intelejen Turki dan memiliki peran penting bagi Turki. Ini karena Ghazali memimpin sebuah brigade bersenjata yang menguasai kota Azaz dan Ma’bar Salamah yang merupakan perbatasan resmi antara Turki dan Suriah pada bulan Juli lalu.

Melalui instruksi dan komando Ghazali, barang-barang jarahan dan curian dari dalam wilayah Suriah, khususnya ribuan kilo ton gandum dan hampir 600 pabrik dibongkar dan dijual ke Turki selama beberapa bulan terakhir melalui daerah perbatasan yang dikuasi brigadenya tersebut.

Meskipun Daulah Islamiyah Irak dan Syam (ISIS) saat ini, sebagaimana penelusuran Kiblat.net, belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perseteruan tersebut, informasi yang diungkap media Dakwah Al Haq itu secara tidak langsung membuka titik terang dibalik fitnah yang mendera barisan pejuang Suriah untuk melengserkan rezim tirani Bashar Al Asad dan sekutunya tersebut.

Perseteruan antara mujahidin Daulah Islamiyah Irak dan Syam (ISIS) yang berafiliasi pada Al Qaidah dan brigade Badai Utara yang berafiliasi pada Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) meletus pada Rabu lalu di kota Azaz, pedesaan Aleppo, yang berbatasan langsung dengan Turki. Perseteruan yang masih simpang siur penyebabnya tersebut telah menewaskan sejumlah orang dari kedua belah pihak serta melukai sejumlah lainnya.

Pada Kamis malam (19/9), melalui prakarsa Liwa Tauhid, kedua kubuh akhirnya menyepakati genjatan senjata dan bernegoisasi. Sampai berita ini diturunkan, Liwa Tauhid dan sejumlah brigade Suriah lainnya mengusahakan upaya damai antara kedua belah pihak dan mendorong semua pejuang Suriah untuk mengarahkan senjata mereka kepada rezim durjana Bashar Al Asad, bukan sesame pejuang Suriah. [hunef]

Sebarkan berita ini ya ikhwah! :
 
Support : Creating Website | Mujahidin | Mujahidin
Copyright © 1434 H / 2013 M. By Ridwan Kariem | Tauhid Media
Template Modified by Creating Website Published by Mujahidin
Proudly powered by Mujahidin