NAVY SEAL menyatakan telah membunuh seorang pemimpin Al Shabaab di sebuah rumah di tepian pantai Somalia. Serangan tersebut merupakan serangan balasan atas penyerbuan oleh Al Shabaab di Westgate Nairobi beberapa waktu yang lalu.
Tim elit Amerika tersebut mendarat di tepi pantai kota Barawe dinihari, namun mereka mundur dan kabur. Dikatakan oleh pejabat AS kepada NYTimes, “Serangan Barawe direncanakan lebih dari seminggu yang lalu, sebagai balasan atas serangan Westgate.
Al Shabaab Memukul Mundur Pasukan Elit Amerika
Saksi di tempat kejadian mengatakan bahwa terjadi baku tembak, pasukan barat yang saat itu belum diketahui identitasnya, akhirnya meminta bantuan serangan udara melalui helikopter, namun mereka mundur setelah 1 jam.
Juru bicara Al-Shabaab, Sheikh Abdulaziz Abu Musab, mengkonfirmasi adanya serangan tersebut
“Kami serang pasukan kafir yang menyerbu dengan bom dan peluru. Dan mereka berlarian ke perahu-perahu mereka. Seorang anggota Al Shabaab meninggal dunia.”
Beliau juga mengatakan bahwa mereka menemukan banyak darah di Pantai, dimana pasukan kafir barat bertahan dinihari tadi. Mereka juga menemukan peralatan-peralatan & senjata “canggih” yang tercecer milik pasukan tersebut saat mereka berlarian diserbu oleh Al Shabaab. “Al-Shabaab menduga bahwa mereka adalah pasukan dari Angkatan Laut US Navy Seals, karena terlihat kulit peluru M-16 tersebar dimana-mana.”
Pada Januari 2013, pasukan Perancis juga pernah melancarkan serangan di kota Bula Marer untuk membebaskan seorang pejabat intelijen Prancis yang ditangkap oleh Al Shabaab pada tahun 2009. Mujahidin Al Shabaab membalas serangan itu dan menangkap komandan pasukan tim elit Perancis yang memimpin pasukan tersebut.
Sumber: http://al-mustaqbal.net




Posting Komentar