Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Mujahidin Al Shabaab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mujahidin Al Shabaab. Tampilkan semua postingan
09.26
Kafir Harby AS Incar Komandan Al-Shabab Kenya
Written By Anonim on Selasa, 08 Oktober 2013 | 09.26
SOMALIA-Para pejabat kafir harby Amerika Serikat mengatakan sasaran serangan pasukan khusus AS di Somalia pada Sabtu (05/10/2013) lalu adalah Syekh Abdulkadir Mohamed Abdulkadir, komandan Mujahidin Al-Shabab di Kenya. Hingga kini belum diketahui hasil dari serangan musuh nomer satu umat Islam dan kaum Muslimin tersebut. Semoga Mujahidin Al-Shabab selalu dalam lindungan Allah SWT. Allahu Akbar!
Dalam serangan pasukan elit menjelang subuh pada Sabtu (05/10/2013) hingga kini tidak diketahui apakah orang yang diduga sebagai pucuk pimpinan kelompok Mujahidin Al-Shabab Kenya itu tewas atau ditangkap.
Serangan udara dilancarkan di bagian selatan Barawe, Somalia. Daerah Barawe dikenal sebagai salah satu kantong militan Mujahidin Al-Shabab di negara itu.
Sementara itu dokumen intelijen Kenya menyebut Syekh Abdulkadir sebagai koordinator serangan-serangan yang telah direncanakan pada 2011 dan 2012.
Syekh Abdulkadir Mohamed Abdulkadir diduga terlibat dalam persekongkolan sejumlah serangan di Kenya. Dalam dokumen disebutkan rencana serangan yang digagalkan tersebut meliputi rencana menyerang gedung parlemen dan kantor PBB di Nairobi.
Syekh Abdulkadir juga disebutkan sebagai koordinator dalam rencana serangan ke sebuah restoran Ethiopia yang sering dikunjungi oleh para pejabat Somalia. Allahu Akbar!
Sumber : Al-Mustaqbal Channel
Label:
Amerika,
Mujahidin Al Shabaab
06.54
Ternyata NAVY SEAL yang Dipermalukan oleh Al Shabaab
Written By Anonim on Minggu, 06 Oktober 2013 | 06.54
NAVY SEAL menyatakan telah membunuh seorang pemimpin Al Shabaab di sebuah rumah di tepian pantai Somalia. Serangan tersebut merupakan serangan balasan atas penyerbuan oleh Al Shabaab di Westgate Nairobi beberapa waktu yang lalu.
Tim elit Amerika tersebut mendarat di tepi pantai kota Barawe dinihari, namun mereka mundur dan kabur. Dikatakan oleh pejabat AS kepada NYTimes, “Serangan Barawe direncanakan lebih dari seminggu yang lalu, sebagai balasan atas serangan Westgate.
Al Shabaab Memukul Mundur Pasukan Elit Amerika
Saksi di tempat kejadian mengatakan bahwa terjadi baku tembak, pasukan barat yang saat itu belum diketahui identitasnya, akhirnya meminta bantuan serangan udara melalui helikopter, namun mereka mundur setelah 1 jam.
Juru bicara Al-Shabaab, Sheikh Abdulaziz Abu Musab, mengkonfirmasi adanya serangan tersebut
“Kami serang pasukan kafir yang menyerbu dengan bom dan peluru. Dan mereka berlarian ke perahu-perahu mereka. Seorang anggota Al Shabaab meninggal dunia.”
Beliau juga mengatakan bahwa mereka menemukan banyak darah di Pantai, dimana pasukan kafir barat bertahan dinihari tadi. Mereka juga menemukan peralatan-peralatan & senjata “canggih” yang tercecer milik pasukan tersebut saat mereka berlarian diserbu oleh Al Shabaab. “Al-Shabaab menduga bahwa mereka adalah pasukan dari Angkatan Laut US Navy Seals, karena terlihat kulit peluru M-16 tersebar dimana-mana.”
Pada Januari 2013, pasukan Perancis juga pernah melancarkan serangan di kota Bula Marer untuk membebaskan seorang pejabat intelijen Prancis yang ditangkap oleh Al Shabaab pada tahun 2009. Mujahidin Al Shabaab membalas serangan itu dan menangkap komandan pasukan tim elit Perancis yang memimpin pasukan tersebut.
Sumber: http://al-mustaqbal.net
Label:
Mujahidin Al Shabaab,
NAVY SEAL
17.05
Pasukan Militer Asing Menyerang Kota Yang Dikuasai Al Shabaab
Written By Anonim on Sabtu, 05 Oktober 2013 | 17.05
BARAAWE, SOMALIA – Pasukan militer asing melakukan serangan fajar sekitar 03.30 pada hari Sabtu (05/10/2013) di desa Somalia selatan, tepatnya di desa Baraawe. Seorang warga Barawe mengatakan bahwa tembakan berat diarahkan kepada rumah-rumah penduduk sebelum shalat subuh. Mujahidin dari seluruh kota bergegas menuju lokasi kejadian untuk bergabung jika terjadi pertempuran sengit.
Musuh menggunakan kapal angkatan laut dalam serangan tersebut dan dikomandoi oleh Militer Barat. Namun, pasukan asing itu mundur setelah Mujahidin dari kota lain datang. Al-Shabaab menduga bahwa mereka adalah pasukan dari Angkatan Laut US Navy Seals, karena terlihat kulit peluru M-16 tersebar dimana-mana.
Source : Al-Mustaqbal Channel
Label:
Mujahidin Al Shabaab
11.47
Saat Menyerang Mujahidin Al Shabaab Di Mall Westgate, Tentara Kenya Rampok Sejumlah Toko
Written By Anonim on Rabu, 02 Oktober 2013 | 11.47
Sementara para pengunjung Mall Westgate menyebut Mujahidin Harakat al Shabaab Somalia sebagai “teroris” yang santun, tentara pemerintah Kenya justru melakukan penjarahan barang dagangan terhadap sejumlah toko di pusat perbelanjaan kota Nairobi itu.
Sebagaimana yang dilansir dari Sky News (1/10/2013), beberapa pemilik toko di Westgate kembali ke toko dan menemukan sebagian barang dagangannya sudah tak ada di lokasi. Mereka mengatakan, perhiasan dan ponsel telah dicuri, uang di kasir ludes, pun botol-botol minum-minuman beralkohol di sejumlah restoran dan kafe lenyap.
Para pemilik toko percaya bahwa pelaku pencurian adalah para tentara Kenya sendiri. Dalam benaknya, tidak mungkin “teroris” (baca : mujahidin) menenggak minuman yang dianggapnya haram, bahkan di Somalia minuman seperti itu dimusnahkan.
Salah seorang saksi mata mengatakan kepada Associated Press, bahwa ia melihat tentara Kenya menggeledah mayat seorang pengunjung lalu mengambil rokok di saku sang mayat. Sebuah toko latop juga ditinggal dalam keadaan berantakan, beruntung tiada satupun laptop yang hilang, mungkin karena barang terlalu besar untuk dimasukkan ke dalam saku para tentara Salibis Kenya.
Dugaan semakin menguat, karena pasca tentara berhasil mengambil alih kendali Mall dari tangan al Shabaab, hanya pihak aparatlah yang diperbolehkan keluar masuk tempat kejadian.
Ini juga bukan kali pertamanya tentara Kenya terbukti melakukan penjarahan di tengah-tengah kondisi darurat. Pada Agustus lalu, sebuah laporan memaparkan bukti perilaku bejat yang sama oleh tentara Kenya ketika terjadi kebakaran besar yang melahap Bandara Utama Nairobi. [Shoutussalam/ skynews]
Label:
Kenya,
Mujahidin Al Shabaab,
Operasi Westgate
10.55
Al Shabaab : Tidak Ada Wanita Yang Terlibat, Pemerintah Kenya Gagal Ungkapkan Fakta Operasi Westgate
Written By Anonim on Selasa, 01 Oktober 2013 | 10.55
MOGADISHU – Mujahidin Al Shabaab yang menguasai sebagian wilayah di Somalia, menegaskan pada hari Senin (30/9/2013), bahwa tidak ada wanita yang terlibat dalam serangan di sebuah Mall Westgate di Nairobi, Kenya.
“Kami sekali lagi secara terbuka menyatakan, bahwa tidak ada wanita terlibat di Westgate dan menegaskan kembali komitmen HSM untuk tidak mempekerjakan muslimah untuk misi tersebut,” kata Al Shabaab dalam pernyataan lewat akun Twitter remi mereka (@HSM_PR).
“Satu pekan setelah (penyerangan) Westgate, Pemerintah Kenya dan pejabat intelijen Barat gagal untuk mengungkap fakta dan rincian operasi Westgate,” tambah pernyataan itu.
Pernyataan ini memperlihatkan, bagaimana aparat kafir Kenya tak memiliki informasi tentang penyerang dan rincian tentang bagaimana penyerangan itu direncanakan dan dilaksanakan. Allahu Akbar!
“Kesia-siaan investigasi mereka akan segera diletakkan telanjang dihadapan dunia”, katanya.
Dalam status lainnya, Al Shabaab mengatakan “Pemerintah Kenya masih mengejar ekornya dengan berpegangan pada gagasan dan harapan, bahwa seorang wanita memimpin serangan itu”.
Beberapa hari setelah penyerangan di Mall Westgate di Nairobi Amir HSM Syaikh Mukhtar Abu Zubayr – hafidzahullah- memberikan pernyataan terkait alasan operasi tersebut.
“Serangan di Westgate Mall adalah untuk menyiksa para pemimpin Kenya yang telah menginvasi Wilaayaat (daerah) Islam. (serangan) juga merupakan balasan terhadap negara-negara Barat yang mendukung invasi Kenya dan menumpahkan darah Muslim tak bersalah untuk membuka jalan bagi perusahaan-perusahaan tambang mineral mereka. Hal ini adalah bukti jelas untuk kesalahan sejarah ketika pemerintah Kenya memutuskan untuk menyerang Wilaayaat (daerah) Islam”, kata Syaikh Abu Zubayr.
Sumber : Al-Mustaqbal / diolah dari @HSM, AFP
Label:
Kenya,
Mujahidin Al Shabaab,
Operasi Westgate
18.37
Bantu Kenya Perangi Mujahidin Al Shabaab, Inggris Akan Turunkan Pasukan Khusus SAS
Written By Anonim on Senin, 30 September 2013 | 18.37
Pasukan khusus SAS Inggris menyatakan siap untuk menyerang posisi Mujahidin al Shabaab di Somalia apabila pasukan Kenya memohon bantuan mereka. Serangan akan dilakukan sebagai balasan atas aksi heroik Al Shabaab selama 4 hari menguasai Westgate Mall di Nairobi, Kenya satu pekan yang lalu, sebagaimana yang dilansir dari Mirror News.
Menurut sumber orang dalam militer, serangan akan dilakukan beberapa minggu lagi. Unit pasukan khusus Inggris ini akan bergabung dengan pasukan khusus AS dan Kenya dalam upaya untuk membunuh pemimpin Mujahidin al Shabaab dan mengurangi kemampuan Mujahidin untuk melakukan serangan lain di Kenya.
Langkah ini dilakukan, setelah Presiden Somalia Sheikh Hassan Mohamud meminta bimbingan bagaimana "mengganggu dan mematahkan" para ekstremis Islam. Bagian utara timur negara itu didominasi oleh Al Shabaab dan serangan di ibukota Mogadishu telah menjadi ancaman di setiap harinya. SAS akan menurunkan orang-orang di lapangan untuk mengumpulkan data intelijen sebelum meluncurkan serangan terhadap lokasi-lokasi Mujahidin dengan didukung oleh pesawat tak berawak.
Seorang sumber militer mengatakan, "Al Shabaab menyembunyikan peralatan perang mereka juga tokoh-tokoh kuncinya untuk menghindari teknologi mata-mata dari langit kita."
Unit pasukan khusus Inggris itu kini tengah berada di Djibouti, Somalia utara, melakukan latihan bersama dengan Perancis dan pasukan AS.
Pasukan SAS yang berbasis di Kenya juga mengklaim telah membantu pasukan pemerintah menghalau Mujahidin al Shabaab yang mencoba untuk menyelinap lagi melintasi perbatasan ke Somalia. [arkan/ mirror]
--------------------
Shoutussalam
Label:
Inggris,
Kenya,
Mujahidin Al Shabaab,
Pasukan Khusus SAS
07.33
PBB : Mengalahkan Al Shabaab Adalah Hal Yang Penting
Written By Anonim on Kamis, 26 September 2013 | 07.33
NAIROBI - Mujahidin Al Shabaab yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan Mall Westgate, sebuah Mall milik Yahudi di kota Nairobi, Kenya, Sabtu (21/9/2013), ternyata mendapat perhatian khusus dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
PBB meminta dunia internasional bekerja sama membasmi kelompok ‘teroris’(baca : jihad) Al Shabaab asal Somalia. PBB menganggap Al Shabaab sebagai kelompok teroris yang berbahaya.
“Mengalahkan Al Shabaab adalah hal yang penting,” ujar utusan PBB untuk Somalia, Nicholas Kay, seperti dikutipHurriyet, Rabu (25/9/2013).
“Misi perdamaian PBB di Somalia membutuhkan lebih banyak dukungan seperti helikopter, kendaraan bersenjata maupun tambahan pasukan,” lanjutnya.
Serangan mujahidin Al Shabaab ke Mal Westgate yang menewaskan puluhan orang, disebabkan karena intervensi yang dilakukan militer Kenya dan pasukan PBB lainnya ke Somalia.
Juru bicara resmi Al-Shabaab Syaikh Ali Mohamud Rage hafidzahullah (Ali Dhere), yang menyatakan tuntutan mujahidin dalam sebuah pernyataan di twitter. Rage mengatakan bahwa jika “pemerintah Kenya dan antek-anteknya … ingin kedamaian dan keamanan, mereka harus meninggalkan negara kami (Somalia), dan menghentikan intervensi mereka terhadap urusan negeri kami, melepaskan tawanan muslim, dan berhenti memerangi agama kami (Islam).”
“Jika anda menolak, anda akan melihat apa yang terjadi, ini hanya awal dan beberapa hukuman (akan menyusul). Jadi, tunggulah dihari kegelapan, untuk meratapi (kesalahan) wahai musuh agama dan kemanusiaan, “kata Rage.
Sumber : diolah dari okezone
Label:
Enemies Of Islam,
Mujahidin Al Shabaab,
PBB







