NAIROBI - Mujahidin Al Shabaab yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan Mall Westgate, sebuah Mall milik Yahudi di kota Nairobi, Kenya, Sabtu (21/9/2013), ternyata mendapat perhatian khusus dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
PBB meminta dunia internasional bekerja sama membasmi kelompok ‘teroris’(baca : jihad) Al Shabaab asal Somalia. PBB menganggap Al Shabaab sebagai kelompok teroris yang berbahaya.
“Mengalahkan Al Shabaab adalah hal yang penting,” ujar utusan PBB untuk Somalia, Nicholas Kay, seperti dikutipHurriyet, Rabu (25/9/2013).
“Misi perdamaian PBB di Somalia membutuhkan lebih banyak dukungan seperti helikopter, kendaraan bersenjata maupun tambahan pasukan,” lanjutnya.
Serangan mujahidin Al Shabaab ke Mal Westgate yang menewaskan puluhan orang, disebabkan karena intervensi yang dilakukan militer Kenya dan pasukan PBB lainnya ke Somalia.
Juru bicara resmi Al-Shabaab Syaikh Ali Mohamud Rage hafidzahullah (Ali Dhere), yang menyatakan tuntutan mujahidin dalam sebuah pernyataan di twitter. Rage mengatakan bahwa jika “pemerintah Kenya dan antek-anteknya … ingin kedamaian dan keamanan, mereka harus meninggalkan negara kami (Somalia), dan menghentikan intervensi mereka terhadap urusan negeri kami, melepaskan tawanan muslim, dan berhenti memerangi agama kami (Islam).”
“Jika anda menolak, anda akan melihat apa yang terjadi, ini hanya awal dan beberapa hukuman (akan menyusul). Jadi, tunggulah dihari kegelapan, untuk meratapi (kesalahan) wahai musuh agama dan kemanusiaan, “kata Rage.
Sumber : diolah dari okezone



