Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Rilisan Mujahidin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rilisan Mujahidin. Tampilkan semua postingan

Rilisan: Bahaya Sekulerisme dan Kebathilan Demokrasi

Written By Anonim on Kamis, 26 September 2013 | 16.48


Ansar Al-Shariah Libya // Ar-Rฤyyah Media

:: Menghadirkan ::

“Bahaya Sekulerisme dan Kebathilan Demokrasi”

Oleh Syaikh Muแธฅammad al-Tarhลซnฤซ (Hafidhahullah)

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… 

ู…ุคุณุณุฉ ุงู„ุฑุงูŠู€ู€ู€ุฉ ู„ู„ุฅู†ุชู€ู€ู€ู€ุงุฌ ุงู„ุฅุนู„ุงู…ู€ูŠ
ุงู„ู‚ุณู… ุงู„ุฅุนู„ุงู…ูŠ ู„ุฃู†ุตุงุฑ ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ ุจู„ูŠุจูŠุง

ุชู‚ู€ู€ู€ู€ู€ู€ุฏู… 

ูƒู„ู…ุฉ ุตูˆุชูŠุฉ ุจุนู†ูˆุงู† : 

ุฎุทู€ู€ู€ู€ู€ุฑ ุงู„ุนู„ู…ู€ู€ุงู†ูŠู€ุฉ 
ูˆ ุจุทู„ุงู† ุงู„ุฏูŠู…ู‚ุฑุงุทูŠู€ู€ู€ุฉ
--------------------------------------------------------------------------------------
ู„ู„ุดูŠุฎ / ู…ุญู…ุฏ ุงู„ุชุฑู‡ูˆู†ูŠ - ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ -

ุฑูˆุงุจุท ุงู„ุชุญู…ูŠู„ : 
ุตูŠุบุฉ ุงู„ู…ู„ู MP3 
ุงู„ุญุฌู… 32MB


Archive Link

Syaikh Aiman az-Zawahiri merilis "Pedoman jihad dan dakwah Al-Qaeda"

Written By Anonim on Selasa, 24 September 2013 | 23.10


Yayasan Media As-Sahab, bidang media Tanzhim Al-Qaeda Pusat, pada bulan Dzulqa’dah 1434 H bertepatan dengan pekan ketiga September 2013 M merilis tulisan Amir Al-Qaeda Syaikh Aiman az-Zhawahiri. Syaikh Aiman az-Zhawahiri menjelaskan secara singkat dan padat arahan-arahan umum untuk gerakan jihad. Rilisan As-Sahab tersebut secara resmi dipublikasikan oleh Al-Fajr Media Center. Berikut ini terjemahan tulisan beliau.
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Yayasan Media As-Sahabmempersembahkan

“Arahan-arahan Umum untuk Perjuangan Jihad”

Syaikh Aiman az-Zhawahiri1434 H
taujihat 'amah
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

“Arahan-arahan Umum untuk Perjuangan Jihad“

Pertama: Mukadimah

  1. Tidak asing lagi bagi ikhwan-ikhwan bahwasanya usaha (perjuangan) kita pada fase ini memiliki dua aspek; pertama, aspek militer dan kedua, aspek dakwah.
  2. Usaha (perjuangan) jihad pertama kali menargetkan pemimpin kekafiran dunia yaitu Amerika Serikat dan sekutunya yaitu Israel. Kedua kalinya menargetkan sekutu-sekutu lokalnya (rezim-rezim murtad sekuler) yang berkuasa di negeri-negeri kita.
    a. Tujuan dari menargetkan Amerika adalah memayahkan dan menguras habis kekuatan Amerika agar Amerika berakhir seperti berakhirnya Uni Soviet dan menahan dirinya (dari menginvasi negeri-negeri kaum muslimin) akibat kerugian yang ia alami secara militer, personil, dan ekonomi. Dengan demikian genggaman Amerika terhadap negeri-negeri kita akan melemah dan sekutu-sekutunya (rezim murtad sekuler) akan berjatuhan satu demi satu.
    Revolusi-revolusi Arab yang telah terjadi merupakan bukti bahwa hegemoni Amerika mulai mengalami kemunduran. Diakibatkan oleh serangan-serangan mujahidin terhadap Amerika di Afghanistan dan Irak, dan disebabkan oleh keamanan Amerika yang selalu terancam sejak serangan 11 September (2001), Amerika mulai membiarkan tekanan rakyat bernafas, sehingga tekanan rakyat itu meledak terhadap sekutu-sekutunya (rezim-rezim murtad sekuler). Fase yang akan datang, insya Allah, akan menyaksikan Amerika bertambah mundur dan menahan diri, sehingga semakin menggoyahkan kekuasaan sekutu-sekutu (lokal) nya.
    b. Adapun menargetkan sekutu-sekutu lokal Amerika, maka hal itu berbeda-beda antara suatu tempat dengan tempat lainnya. Pedoman pokoknya adalah tidak melakukan konfrontasi dengan mereka kecuali di negara-negara yang harus terjadi konfrontasi dengan mereka.
    Di Afghanistan konfrontasi melawan sekutu lokal Amerika (rezim Hamid Karzai) mengikuti konfrontasi melawan Amerika.
    Di Pakistan konfrontasi melawan sekutu lokal Amerika (rezim sekuler Pakistan) merupakan pelengkap bagi perang melawan Amerika untuk membebaskan Afghanistan kemudian menciptakan kawasan yang aman bagi mujahidin di Pakistan.
    Di Irak konfrontasi melawan sekutu lokal Amerika (rezim Syiah Irak) bertujuan membebaskan wilayah-wilayah Ahlus Sunnah dari sekutu-sekutu Amerika yaitu  orang-orang Shafawi (rezim Syiah Irak).
    Di Aljazair di mana keberadaan tentara Amerika sedikit dan tidak terlihat secara mencolok, konfrontasi melawan rezim (sekuler Aljazair) bertujuan untuk melemahkan rezim, menyebar luaskan pengaruh jihad di Maghrib Islam, Negara-negara pesisir Afrika Barat, dan negara-negara di selatan Sahara. Di wilayah-wilayah tersebut bibit-bibit konfrontasi dengan Amerika dan sekutu-sekutunya mulai muncul.
    Di Semenanjung Arab konfrontasi dengan rezim-rezim lokal adalah karena posisi rezim-rezim tersebut sebagai agen-agen (boneka-boneka) Amerika.
    Di Somalia konfrontasi dengan rezim lokal adalah karena posisi rezim tersebut sebagai ujung tombak penjajahan salibis.
    Di negeri Syam konfrontasi dengan rezim local adalah karena rezim lokal sama sekali tidak membiarkan eksistensi sebuah gerakan Islam, apalagi gerakan jihad. Sejarah berdarah rezim lokal (Nushairiyah Suriah) dalam usahanya mencabut Islam sampai ke akar-akarnya sudah terkenal dan disaksikan (oleh semua pihak).
    Di Serambi Baitul Maqdis (Palestina) konfrontasi pokok dan fundamental dilakukan terhadap Yahudi, dan sedapat mungkin bersabar atas (kezaliman) penguasa lokal hasil “kesepakatan” Oslo.
  3. Adapun gerakan (usaha) dakwah bertujuan memahamkan umat Islam tentang bahaya invasi salibis, menerangkan makna tauhid bahwasanya hanya Allah semata yang berhak menetapkan hukum, merealisasikan ukhuwah Islamiyah dan kesatuan negeri-negeri kaum muslimin sebagai pengantar bagi tegaknya Khilafah Islamiyah ‘ala Minhaj an-Nubuwah dengan izin Allah Ta’ala.
    Usaha dakwah pada fase ini berkonsentrasi pada dua front:
    a. Melakukan penyadaran (tau’iyah) dan pembinaan (tarbiyah) sebuah kelompok pelopor yang berjihad (thali’ah mujahidah) yang menanggung dan akan menanggung, insya Allah, beban konfrontasi dengan pasukan salibis dan agen-agen (boneka-boneka lokal)nya sampai tegak khilafah dengan izin Allah Ta’ala. 
    b. Melakukan penyadaran terhadap mayoritas rakyat, menghasungnya dan berusaha untuk menggerakkannya, agar bangkit menentang para penguasa (rezim sekuler)nya dan memihak Islam dan para aktivis Islam.
***

Kedua: Arahan-arahan yang diperlukan

Dari mukadimah ini kami bisa mengajukan beberapa arahan berikut ini dari aspek siyasah syar’iyah yang berusaha untuk menarik kemaslahatan-kemaslahatan dan menolak kerusakan-kerusakan:
  1. Fokus untuk menyebarluaskan penyadaran pada tataran mayoritas rakyat dengan tujuan menggerakkannya, dan fokus untuk menyebarluaskan penyadaran pada tataran kelompok pelopor jihad untuk membentuk kekuatan jihad yang berakidah, terorganisir, memiliki pemahaman (kesadaran) dan bersatu, yang mengimani akidah-akidah Islam, berkomitmen dengan syariat-syariat Islam, merealisasikan sikap lemah lembut kepada kaum beriman dan sikap tegas kepada kaum kafir. Dan melakukan usaha yang sangat serius secara terus-menerus untuk memunculkan dari dalam barisan gerakan-gerakan jihad kapabilitas ilmiah dan kapabilitas dakwah yang akan menjaga kelurusan perjalanan dan menyebar luaskan dakwah di tengah kaum muslimin.
  2. Dalam operasi jihad memfokuskan diri untuk memayahkan pemimpin kekafiran dunia (Amerika) sehingga ia bisa dikuras habis secara militer, ekonomi dan personil tentaranya, serta Amerika mengerut (menysut) sampai tahapan menarik mundur (pasukannya) dan terbatas pada wilayah (negara)nya saja, dalam waktu dekat insya Allah. 
    Kepada seluruh ikhwan mujahidin haruslah menganggap bahwa menyerang kepentingan-kepentingan aliansi Barat salibis-zionis di tempat manapun di dunia sebagai salah satu kewajiban mereka yang paling penting dan mereka harus berusaha melakukannya semampu mereka. Termasuk dalam hal ini, para ikhwan mujahidin harus mengerahkan kemampuan maksimal mereka untuk membebaskan kaum muslimin yang ditawan musuh (aliansi salibis-zionis Barat dan sekutu lokalnya) dengan beragam sarana termasuk menyerang penjara-penjara mereka atau menculik sandera-sandera dari (warga negara) negara-negara yang turut serta menginvasi negeri-negeri kaum muslimin, untuk ditukarkan dengan tawanan kaum muslimin.
    Fokus untuk memerangi pemimpin kekafiran dunia (Amerika) tidak bertentangan dengan hak bangsa-bangsa muslim untuk berjihad melawan penguasa yang menzalimi mereka dengan ucapan, tangan dan senjata.
    Hak saudara-saudara kita kaum muslimin di Kaukasus untuk berjihad melawan Rusia dan sekutu-sekutunya yang memerangi mereka.
    Hak saudara-saudara kita kaum muslimin di Kasymir untuk berjihad melawan (rezim Hindu) India yang berbuat jahat kepada mereka.
    Hak saudara-saudara kita kaum muslimin di Turkistan Timur (Xinjiang) untuk berjihad melawan (rezim komunis) Cina yang menyerang mereka.
    Hak saudara-saudara kita kaum muslimin di Filipina, Burma (Rohingnya) dan tempat-tempat lain yang diserang untuk berjihad melawan pihak-pihak jahat yang menyerang mereka.
  3. Tidak terlibat dalam konfrontasi peperangan dengan rezim-rezim lokal kecuali jika kondisi memaksa kita, misalnya rezim lokal menjadi bagian dari kekuatan Amerika seperti di Afghanistan, atau mujahidin memerangi boneka Amerika seperti di Somalia dan Semenanjung Arab (Yaman), atau rezim lokal tidak menerima keberadaan mujahidin seperti di Maghrib Islami, Irak dan Syam.
    Namun harus berusaha untuk menghindari peperangan melawan rezim lokal setiap kali hal itu bisa dilakukan dan jika kita terpaksa harus berperang melawan rezim lokal, maka kita harus menunjukkan bahwa peperangan kita melawan rezim lokal tersebut merupakan bagian dari pembelaan diri kita dari invasi salibis terhadap kaum muslimin.
    Di mana saja kesempatan memungkinkan kita untuk meredakan konfrontasi melawan rezim-rezim lokal guna memanfaatkan fase tersebut untuk kegiatan dakwah, penjelasan, penghasungan untuk berjihad, pembentukan mujahidin (pelatihan militer), mengumpulkan dana dan pendukung, maka kita harus memanfaatkannya semaksimal mungkin. Karena peperangan kita ini panjang, jihad membutuhkan qa’idah-qa’idah aminah (basis-basis pendukung yang aman), dan bantuan terus-menerus baik berupa tenaga tempur (mujahidin), harta maupun kapabilitas-kapabilitas lainnya.
    Dan hal ini tidak bertolak belakang dengan (kegiatan untuk) memahamkan rezim-rezim boneka bahwa kita bukanlah makanan empuk yang mudah mereka lahap dan bahwa setiap aksi akan ada reaksi yang sesuai, meski setelah waktu yang lama. Hal ini harus diterapkan dalam semua front sesuai dengan situasi masing-masing.
  4. Tidak memerangi sekte-sekte menyimpang seperti Rafidhah (Syiah Imamiyah Itsna ‘Asyariah), (Syiah) Ismailiyah, (Ahmadiyah) Qadiyaniyah dan sufi yang menyimpang selama sekte-sekte sesat tersebut belum memerangi Ahlus Sunnah. Jika sekte-sekte sesat tersebut memerangi Ahlus Sunnah, maka Ahlus Sunnah hendaknya melakukan pembalasan sebatas kepada pihak yang melakukan penyerangan kepada mereka dari sekte-sekte sesat tersebut.
    Dengan tetap menjelaskan bahwa kita (Ahlus Sunnah) sekedar membela diri, dan kita harus menghindari dari menyerang penganut-penganut sekte sesat tersebut yang bukan tenaga tempur [wanita, anak-anak, orang jompo] dan keluaga [anak-istri] mereka yang berada di rumah-rumah mereka, rumah-rumah ibadah mereka, tempat perayaan dan perkumpulan sekte mereka. Hal itu dengan tetap terus-menerus menjelaskan dan membongkar kesesatan-kesesatan akidah dan perilaku mereka.
    Adapun di tempat-tempat yang berada di dalam kekuasaan dan pemerintahan mujahidin, maka sekte-sekte sesat ini diperlakukan dengan hikmah, setelah dilakukan dakwah, penyadaran dan penyingkapan syubhat-syubhat mereka, memerintahkan hal yang ma’ruf dan mencegah hal yang mungkar dengan cara yang tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar dari kemungkarannya, seperti jika menyebabkan mujahidin diusir keluar dari wilayah-wilayah tersebut, atau membangkitkan perlawanan mayoritas rakyat kepada mujahidin, atau menimbulkan fitnah (kekacauan) yang dimanfaatkan musuh-musuh mereka (Amerika dan sekutunya) untuk menginvasi wilayah-wilayah tersebut.
  5. Tidak mengganggu pemeluk agama Nasrani, Sikh dan Hindu di negeri-negeri Islam. Jika terjadi penyerangan oleh mereka, maka kaum muslimin melakukan pembalasan sebatas serangan yang terjadi, disertai penjelasan bahwa kita tidak ingin memulai peperangan melawan mereka, karena kita sibuk memerangi pemimpin kekafiran dunia (Amerika) dan kita ingin hidup bersama mereka dalam kondisi tenang dan stabil, jika daulah Islam telah tegak dalam waktu dekat insya Allah Ta’ala.
  6. Secara umum kita menghindari dari memerangi atau menyerang setiap orang yang tidak mengarahkan senjata kepada kita atau membantu (musuh dalam) memerangi kita, dan kita memfokuskan diri pada memerangi aliansi salibis sebagai (agenda) pokok dan memerangi boneka-boneka lokalnya sebagai buntutnya.
  7. (Kita) tidak membunuh dan tidak memerangi keluarga (anak-anak, istri atau orang jompo) yang tidak memerangi kita, bahkan sekalipun mereka adalah keluarga dari orang-orang yang memerangi kita, selama kita mampu melakukannya.
  8. (Kita) tidak menyakiti kaum muslimin dengan melakukan peledakan, pembunuhan, penculikan, atau perusakan harta dan barang milik mereka.
  9. (Kita) tidak menyerang musuh-musuh Islam di dalam masjid-masjid, pasar-pasar dan tempat-tempat perkumpulan di mana musuh-musuh Islam bercampur baur dengan kaum muslimin atau bercampur baur dengan (orang-orang kafir) yang tidak memerangi kita.
  10. (Kita) antusias dalam menghormati ulama dan membela mereka, sebab mereka adalah para pewaris Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam dan pemimpin umat. Kewajiban ini semakin kuat terhadap diri para ulama yang lantang menyuarakan kebenaran dan berkorban di jalan kebenaran. Permusuhan kita terbatas kepada para ulama su’ dengan membongkar syubhat-syubhat mereka dan menyebar luaskan bukti-bukti valid pengkhianatan mereka, namun mereka tidak dibunuh dan tidak diperangi kecuali jika mereka terlibat dalam operasi peperangan terhadap kaum muslimin atau mujahidin.
  11. Sikap terhadap kelompok-kelompok Islam lainnya:
    a. Kita bekerja sama dalam hal-hal yang kita sepakati dan kita saling menasehati dalam hal-hal yang kita berselisih.
    b. Skala prioritas perlawanan adalah terhadap musuh-musuh Islam, sehingga perbedaan pendapat kita dengan kelompok-kelompok Islam yang lain tidak mengeluarkan kita dari (agenda pokok dan skala prioritas) menghadapi musuh-musuh Islam secara militer, dakwah, pemikiran dan politik.
    c. Kita mendukung mereka dan berterima kasih kepada mereka atas setiap amalan yang benar dan ucapan yang benar yang bersumber dari mereka, dan kita menasehati mereka atas kesalahan yang mereka lakukan. Jika kesalahan yang dilakukan secara sembunyi, maka kita menasehati secara sembunyi dan jika kesalahan dilakukan secara terang-terangan, maka kita menasehati secara terang-terangan. Dalam menasehati dan membantah, kita memaparkan dalil-dalil (bukti-bukti)nya dengan manhaj yang ilmiah dan rendah hati, jauh dari sikap menyerang pribadi dan mencelanya, karena sesungguhnya kekuatan itu pada dalil, bukan pada kerasnya caci-makian.
    d. Jika sebuah kelompok yang menyatakan dirinya kelompok Islam terlibat dalam perang bersama musuh yang kafir (Amerika dan sekutunya), maka kelompok Islam tersebut dibalas dengan kadar seminimal mungkin sebatas yang bisa menghentikan serangannya (kepada kaum muslimin atau mujahidin), demi menutup pintu terjadinya fitnah di antara kaum muslimin  atau mencegah dari menimpakan bahaya terhadap orang yang tidak berperang bersama musuh yang kafir.   
  12. Sikap terhadap revolusi-revolusi rakyat yang tertindas melawan rezim penindas adalah mendukung, turut serta dan mengarahkan.
    a. Mendukung: karena mendukung orang yang dizalimi melawan orang yang menzalimi adalah kewajiban berdasar syariat, tanpa memandang apakah salah satu pihak seorang muslim atau non-muslim.

    b. Turut serta: karena ia termasuk memerintah hal yang ma’ruf dan mencegah hal yang mungkar, yang diwajibkan atas diri kita.
    c. Mengarahkan: dengan menjelaskan bahwa tujuan dari setiap usaha manusia haruslah merealisasikan tauhid dengan menetapi perintah-perintah Allah, menerapkan syariat-Nya, dan bekerja untuk menegakkan pemerintah Islam dan daulah Islam.
  13. Menghasung dan mendukung setiap orang (pihak) yang mendukung hak-hak kaum muslimin yang dirampas dan menghadang orang-orang yang menyerang (hak-hak) kaum muslimin dengan ucapan, pikiran dan perbuatan, dan menghindari dari sikap menyerang mereka dengan tangan dan menyakiti mereka dengan ucapan, selama mereka mendukung dan tidak memusuhi kaum muslimin.
  14. Menjaga hak-hak kaum muslimin dan menghormati kehormatan mereka di manapun mereka berada.
  15. Menolong orang-orang yang dizalimi dan orang-orang yang ditindas baik mereka orang-orang muslim maupun orang-orang non-muslim dari orang-orang yang menzalimi dan menyerang mereka, dan mendukung serta menghasung orang-orang yang membela orang-orang yang dizalimi dan ditindas meskipun mereka berasal dari kalangan non-muslim.
  16. Setiap tuduhan palsu yang mujahidin melihat ditujukan kepada mereka secara palsu dan dusta, maka mujahidin wajib membantahnya dan menerangkan kebenaran dalam perkara tersebut. Dan setiap kesalahan yang mujahidin melihat diri mereka terjatuh ke dalamnya, maka mereka harus meminta ampunan Allah dari kesalahan tersebut, berlepas diri dari pelakunya, dan berusaha mengganti kerusakan yang dialami oleh korban kesalahan tersebut berdasar aturan syairat Islam sesuai kadar kemampuan mereka.
Kami meminta kepada ikhwan para Amir kelompok-kelompok yang tergabung dalam tanzhim Al-Qaeda, juga kepada setiap orang yang mendukung kami dan bersimpati kepada kami, untuk menyebar luaskan arahan-arahan ini di tengah pengikutnya baik kalangan anggota maupun pimpinan, sebab hal ini bukanlah perkara rahasia, melainkan arahan-arahan umum dan siasat yang terbimbing.
Tujuan kami dari arahan-arahan ini hanyalah merealisasikan maslahat-maslahat syariat dan menolak kerusakan-kerusakan [dalam fase gerakan jihad Islam saat ini] dengan ijtihad yang tidak menyelisihi hukum-hukum syariat dan dengan izin Allah sesuai dengan kaedah-kaedah syariat.
Allah Ta’ala semata di balik semua tujuan dan Dia-lah Yang menunjukkan jalan. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi kita Muhammad, keluarganya dan seluruh sahabatnya.
Akhir dari seruan kami adalah segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam.
Ditulis demi mencari ridha Allah
saudara kalian
Aiman az-Zhawahari 
Saudara-saudara kalian pada
Yayasan Media As-Sahab
Sumber: Al-Fajr Media Center

Interview Departermen al-Furqon Dengan Sekumpulan (ikhwah) Yang ALLAH Karuniakan Pada Mereka Dengan Berhasil Lolos / Kabur Dari Penjara Tiran "Alu Salul"

Written By Anonim on Senin, 23 September 2013 | 18.24




ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…


Interview Departermen al-Furqon dengan sekumpulan (ikhwah) yang Alloh karuniakan pada mereka dengan berhasil lolos / kabur dari penjara tiran "Alu Salul"



::::::::: ู„ุชู†ุฒูŠู„ ุงู„ุฅุตุฏุงุฑ :::::::::
Download

ุนุงู„ูŠุฉ
HQ
703.06 MB
https:// archive.org/download/ahrar_sll/ahrar1.m4v

ู…ุชูˆุณุทุฉ
medium
134.41 MB
https:// archive.org/download/ahrar_sll/ahrar2.rmvb

ุฌูˆุงู„
mobile
88.29 MB
https:// archive.org/download/ahrar_sll/ahrar4.mp4

ุงู„ุตูุญุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุฃุฑุดูŠู 
https:// archive.org/download/ahrar_sll

ู„ู„ู…ุดุงู‡ุฏุฉ ุงู„ู…ุจุงุดุฑุฉ
Streaming

{ูˆَู„ِู„َّู‡ِ ุงู„ْุนِุฒَّุฉُ ูˆَู„ِุฑَุณُูˆู„ِู‡ِ ูˆَู„ِู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ ูˆَู„َูƒِู†َّ ุงู„ْู…ُู†َุงูِู‚ِูŠู†َ ู„ุง ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ}
[ Kemuliaan hanya milik Alloh, Rosul-Nya dan orang-orang beriman akan tetapi kaum munafiq tidak mengetahuinya. ]

ู…ُุคุณَّุณุฉُ ุงู„ุงุนุชุตุงู… ู„ู„ุฅู†ุชَุงุฌ ุงู„ุฅุนู„ุงู…ِูŠ
ูˆุฒุงุฑุฉ ุงู„ุฅุนู„ุงู… - ุงู„ุฏّูˆู„ุฉ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ูŠّุฉ ููŠ ุงู„ุนุฑุงู‚ ูˆุงู„ุดّุงู…
Departemen Produksi Informastika "al-I'tishom"
Kementrian Informasi - Dawlah Islam di 'Iroq dan Syam



Lihat videonya:

Risalah Kepada Para Tentara (Muslim - red)

Written By Anonim on Minggu, 22 September 2013 | 19.47


[Sebarkan]

Al-Himmah Menghadirkan

Terjemah Indonesia

Rilisan Al-Malahim Media {Berjudul}

Risalah Kepada Para Tentara (Muslim - red)

[Oleh: Syaikh Mujahid / Abu Al-Zubair Adil bin Abdullah Al-'Abab]


ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

ู…ุคุณุณุฉ ุงู„ู‡ู…ุฉ ู„ู„ุฅู†ุชุงุฌ ุงู„ุฅุนู„ุงู…ูŠ
Yayasan Al-Himmah Produksi Informatika

ู‚ุณู… ุงู„ู„ุบุงุช ูˆุงู„ุชุฑุฌู…ุฉ
Divisi Bahasa dan Transliterasi

ุชู‚ุฏู…
Menghadirkan

ุงู„ุชุฑุฌู…ุฉ ุงู„ุฅู†ุฏูˆู†ูŠุณูŠุฉ
Terjemah Indonesia

ู…ุคุณุณุฉ ุงู„ู…ู„ุงุญู… ู„ู„ุฅู†ุชุงุฌ ุงู„ุฅุนู„ุงู…ูŠ
Rilaisan Al-Malahim Media

ุจุนู†ูˆุงู†
Bertema

[ ุฑุณู€ู€ู€ู€ุงู„ู€ู€ุฉ ุฅู„ู€ู€ู‰ ุงู„ู€ุนู€ุณู€ู€ูƒู€ู€ู€ุฑ ]
[ Risalah Kepada Para Tentara]

ู„ูุถูŠู„ุฉ ุงู„ุดูŠุฎ / ุฃุจูŠ ุงู„ุฒุจูŠุฑุนุงุฏู„ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุนุจุงุจ
Oleh Syaikh Mujahid/ Abu Al-Zubair Adil bin Abdullah Al-'Abab


//// ู„ุชุญู…ูŠู„ ุงู„ุฅุตุฏุงุฑ \\\\
//// Unduh Rilisan \\\\

Password

PHP Code:
ris4l4hkep4d4t3nt4124


DOC + PDF Size: 1.13 MB



ู„ุง ุชู†ุณูˆุง ุฅุฎูˆุงู†ูƒู… ุงู„ู…ุฌุงู‡ุฏูŠู† ู…ู† ุฏุนุงุฆูƒู…
Jangan lupakan ikhwan antum yang berjihad dalam doa kalian

ุฅุฎูˆุงู†ูƒู… ููŠ
Ikhwan antum di

ู…ุคุณุณุฉ ุงู„ู‡ู…ุฉ ู„ู„ุฅู†ุชุงุฌ ุงู„ุฅุนู„ุงู…ูŠ
Yayasan Al-Himmah Produksi Informatika

ุตูˆุช ู…ู†ุชุฏูŠุงุช ุงู„ุจุดุฑู‰ ุงู„ุฅุณู„ุงู…ูŠุฉ
Suara Forum Islam Al-Busyro




---------------------------------------------------
Berikut Isi Risalah Setelah di Download
---------------------------------------------------

Bismillahirrahmaanirrahim

Wahai para tentara, saya amanatkan kepada kalian pesan dari seorang penasihat yang beriman, menasihati kalian tentang kondisi kalian saat ini, kalian dalam kondisi yang sedang memerangi syariah dan pendukungnya di Zinjibar, Waqar, Shaqara, Al-Mahfid, Azzan, Lawdar dan lainnya.

Dalam nasihat saya, saya akan jujur akan apa yang saya katakan, Allah melarang saya menipu kalian, karena orang yang menyesatkan kalian adalah orang yang melemparkan kalian dalam perang yang tidak Allah maupun nabi-Nya perintahkan, dan melemparkan kalian ke dalam perang dimana lawannya adalah yang memerintah dengan hukum Allah dan mendukung Syariah.

Wahai para tentara, Allah telah memerintahkan kami untuk menjadi pasukan-Nya dan pendukung-Nya, Allah berfirman: ( Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penolong-penolong Allah, sebagaimana Isa putra Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia, "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolong Allah?" Pengikut-pengikutnya yang setia itu berkata, "Kamilah penolong-penolong Allah," lalu segolongan dari bani israil beriman dan segolongan yang lain kafir, lalu Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, sehingga mereka menjadi orang-orang yang menang.) Surat As-Saff:14

Dan Allah memerintahkan kami untuk mentaati perintah-Nya dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya dan mengikuti Rosululloh dalam hal itu, Allah berfirman: (Dan apa yang diberikan Rosul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah sangat keras hukuman-Nya) Surat Al-Hashr:7

Ini! Tanyalah pada dirimu sendiri, kalian para tentara:
Apakah kalian berasal dari penolong Allah atau dari penolong yang berperang melawan syariat Allah?

Dan apakah para tentara yang dibawah naungan demokrasi yang artinya memerintah dari manusia untuk manusia, apakah dia dari penolong Allah, ataukah para tentara yang dibawah naungan syariah adalah penolong Allah?

Apakah mengikuti demokrasi Amerika dan barat telah diperintahkan oleh Allah ataukah ini merupakan kewajiban untuk menyangsikan demokrasi dan menolaknya, apalagi untuk mendukungnya?

Wahai para tentara, apa kalian kira bahwa siapa yang berperang bersama Amerika atau Amerika berperang disampingnya dengan prajuritnya, pelatihannya, manajemennya, pembiayaannya, serta dengan menembaki dan memata-matai melalui pesawat tempur dan kapal perangnya, apakah bersama Syariat Allah ataukah bersama dengan Syariat Amerika yang memerangi Syariat Allah?

Tanyalah pada diri kalian sendiri sebelum kalian terbunuh dan kehilangan dunia dan akhirat kalian, atau tertangkap dan mengeluh akan apa yang telah kalian lakukan, atau seorang pembunuh yang menerapkan Syariat Allah dan kalian akan menyesal akan apa yang telah kalian lakukan.

Wahai para tentara, saya tahu pasti bahwa diantara kalian adalah orang yang menyayangkan apa yang terjadi di Palestina dari dominasi dan kependudukan Yahudi, serta kerentanan dan penindasan terhadap kaum Muslimn, tetapi jauh lebih buruk lagi ketika kalian menjadi salah satu dari para penghasut itu! Pemerintah Arab tidak terbentuk kecuali sebagai hasil dari rencana Barat untuk melindungi Israel dibawah ujian awal dari "menghormati hubungan bertetangga dan perjanjian Internasional", dan untuk mencapai tujuan itu mereka membangun tenda-tenda untuk menindas kepemberontakan rakyat atas pendudukan Israel dan tindakan buruknya, dan ini telah mencapai mereka sehingga mereka memaksa kalian untuk mengejar dan menyerang orang yang ingin menyerang Israel dan Amerika, atau yang berniat untuk menyerang kepentingan di wilayah tersebut.

Wahai para tentara, sampai kapan akan tetap menjadi alasan bagi keberadaan Israel dan pemusnahan kaum Muslimin Palestina, dan alasan penahanan Al-Aqsa dan Agama ini serta hilangnya satu kekayaan kaum muslimin?

Wahai para tentara, jika kalian terganggu oleh perampokan terhadap minyak bumi dan mineral secara terus menerus yang digambarkan dalam sebuah ilusi penjualan dengan harga yang murah, jadi janganlah kalian menjadi pelindung dari pencurian Internasional yang diselenggarakan oleh penjagaanmu sendiri terhadap pipa minyak dan gas atau instalasi minyak Barat di tanah umat Muslim.

Wahai para tentara, mungkin kalian telah menyadari bahwa yang mendorong kalian dalam perang ini bersama Amerika atau tetap diam mengenai situasi kalian yang mendukung hukum jahiliyah bukanlah penasihat yang tulus untuk kalian, melainkan penasihat yang tulus menginginkan kalian untuk meninggalkan kesulitan dan kesempitan dunia menuju kenyamanan dan kemudahan surga, dan yang tidak bisa diperoleh kecuali dengan dukungan dari Syariah Allah dan memerangi Syariah Amerika serta pandangan jahiliyahnya yang berperang melawan Syariah Allah.

Wahai para tentara, dalam pesan saya, saya ingin kalian mengerti siapa Ansar Al-Shariah itu, alasan mereka berperang dan apa tujuannya.

Ansar Al-Shariah adalah orang-orang yang berjanji untuk menyokong Syariat Allah yang telah ditinggalkan yang diperangi oleh pemerintahan sekuler Arab melalui tentaranya untuk program kepentingan Barat dan Timur, serta Thogut seperti sekularime yang telah keluar dari Islam, dan Negara yang tak beragama tanpa ada pengaruh Islam didalamnya.

Karena kenyataannya seperti itu, Ansar Al-Shariah mengingatkan umat Islam akan kewajiban mereka terhadap agama mereka dan umat Islam yang dijajah, dan mengingatkan mereka tentang apa yang terjadi dari rencana Barat dan Timur untuk melenyapkan identitas Islam, penjarahan kekayaannya, dan penjajahan di tanah Muslim terus-menerus serta pemindahan dan pemusnahan Ahli Sunnah.

Oleh karena itu, Ansar Al-Syariah datang untuk berdakwah kepada umat Islam agar menerapkan Syariah dan mempertahankannya, dan berperang untuk itu, dan mereka masih dalam perjalanan untuk membebaskan Palestina dan semua negara-negara umat Islam.

Hal ini tentunya tidak akan menyenangkan Amerika dan sekutunya (Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu sebelum kamu mengikuti agama mereka) Surah Al-Baqarah:120, jadi siapa yang mengikuti Agama mereka - Agama Amerika - seperti pemerintahan Ali Saleh yang khianat atau pemerintahan munafik yang mereka sebut sebagai sebuah kebangkitan/kemajuan atau tentara-tentara bayaran dari suatu Komite yang terkenal, yang menyenangkan Amerika dan Barat atas penaklukan Syariat Allah di tempat yang diatur dengan Syariah pada sebagian besar wilayah Shabwa dan Abyan dan memerangi mereka dimanapun mereka sekarang dan dimanapun mereka mampu melakukannya, mereka bahkan menggunakan upaya-upaya dari beberapa kelompok Islam dan saluran TV mereka dan upaya-upaya dari imam dan pembicara Masjid, dan kepala partai dan tentara-tentara bayaran untuk turut serta bersama mereka dalam perang ini dengan tujuan meraih banyak peserta untuk mengubah dan menyerang Ansar Al-Shariah, dan mereka lupa atau pura-pura lupa bahwa mereka telah mendesak dan memaksa mereka ke peperangan melawan Syariat Islam, atau setidaknya berpartisipasi dalam perang yang dipimpin oleh Barat untuk memerangi atas nama Agama (Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan ingkar kepada Allah dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan?) Surah Ibrahim:29.

Wahai para tentara, tujuan Ansar Al-Shariah dapat diketahui dari namanya, tujuannya adalah menetapkan kembali Syariat Allah yang telah digantikan dengan Hukum Jahiliyah, sejak konstitusi Yaman yang telah dan masih tidak Islam, karena itu bersesuaian dengan pesanan Amerika Serikat yang berlawanan dengan Syariat Allah, dan hari ini sedang dikonsep dan dipersiapkan di Perancis, jadi kebaikan apa yang akan diperoleh negeri kami ini ketika diatur oleh aturan selain Allah dan undang-undang buatan manusia.

Wahai para tentara, bukankah ini merupakan bentuk penghianatan paling besar terhadap agama dan negara?

Bagaimana kalian ditipu dengan pokok kenyataan ini?
Bagaimana bisa mereka dapat membuat dari darah kalian hadiah untuk menyebarkan dan menetapkan asas mereka, hukum dan peraturan mereka yang bertentangan dengan aturan Allah?

Setelah itu, apakah kalian pikir jika kalian terbunuh dalam kondisi Jahiliah yang memerangi Syariat Allah, kalian akan terlepas dari siksaan Allah?

Seorang yang terlepas dari siksaan Allah adalah orang yang setia kepada Allah dan Rosul-Nya, dan kesetiaannya kepada Al Qur'an dan Sunnah, dan melepas diri dari musuh-musuh Allah dan Rosul-Nya, dan melepas diri dari aturan dan hukum Kufur.

Seorang yang terlepas dari siksaan Allah adalah orang yang menolak hukum Jahiliah dan kepentingan Amerika dan menolak pemerintahan sekuler seperti nasionalisme dan lainnya dan mencoba untuk menerapkan Syariah dan berhenti memerangi penolong Syariat Allah.

Wahai para tentara, jangan menjadi orang yang terbiasa memerangi Syariat Allah dan melindungi Amerika di lokasi intelejensi mereka di Sana'a dan Aden atau di pesisir Yaman dan kepulauannya, atau sebab bagi Amerika menembaki tentara-tentara dari Yang Maha Pengasih yang mengatur dengan Syariat-Nya, atau memandu pesawat tempur Amerika untuk merusak umat Muslim, memata-matai dan menembaki secara brutal, merusak keamanan, dan menakuti umat Muslim, dan membunuh anak-anak dan wanita yang bertauhid.

Wahai para tentara, janganlah menjadi tangan-tangan besi yang suka menindas bersama pemerintah yang suka menindas itu, yang orang-orang tertembak dan terluka karenanya, tidak ada kesalahan pada orang-orang itu kecuali mereka hanya mencari kehidupan yang bebas dan bangga akan kepatuhannya tidak terhadap orang lain kecuali Sang Pencipta.

Dan tahukah kalian para tentara bahwa penguasa membuat kalian sebagai mainannya yang tolol yang mana dia dapat menyerang kepada siapa saja yang ia inginkan yang keluar dari sekularisme, kewenangan dan penindasan, dan menghukum tahanan Muslimin dengan sangat buruk, dan dengannya dia menghancurkan revolusi yang menuntut Syariah.

Wahai tentara, pada kenyataannya kalian tidak mempertahankan Syariat atau Hukum Allah, dan tidak juga menjaganya atau menduduki tanah umat Muslim, tapi terlebih lagi menjadi mata dari penguasa sekuler yang menjaga kerajaan dan undang-undangnya yang berlawanan dengan Syariat dan kekuasaan Allah yang berbeda dengan metodologi Al Qur'an, dan kalian telah menjadi dasar penggerak pada pergerakan pesawat tempur Amerika yang memenuhi langit-langit Yaman, dan kamu bahkan melindungi tempat-tempat kemusyrikan dan kekafiran dan tempat tentara-tentara kafir, seperti institusi musyrik para dewan legislatif dan parlemen, dan tempat-tempat orang Qarmatian dan kuburan-kuburannya, seperti menjaga mereka di Haraz ketika mereka mengadakan ritual kemusyrikan.

Mereka telah mengubah kalian wahai tentara menjadi pelindung tempat-tempat kufur seperti gereja-gereja yang baru dibuat di Semenanjung Arab, dan klub-klub kultural yang dengan berani menghina kesuciannya sendiri, agama dan Nabi kita yang jujur, dan pelindung dan mengesahkan lokasi yang dilarang, dan lokasi para tentara seperti kedutaan besar negara-negara yang memerangi kaum muslimin di Afghanistan, Chechnya, Irak dan lain-lain, dan lokasi operasi militer, sehingga mereka memjadikan kalian penjaga-penjaga pintu kedutaan Amerika, Inggris, Jerman, Perancis, Rusia dan pintu-pintu para pemimpin kufur, mereka adalah orang-orang yang menghina Nabi kita SAW dan menghina Al Qur'an kita dan beberapa dari mereka berpartisipasi dalam penerbitan kartun yang melecehkan Nabi kita.

Dan wahai para tentara, kalian secara langsung turut serta dalam penembakan rumah-rumah umat Muslim, dan menggerebek serta menyiksa para Mujahidin untuk menyenangkan hati Amerika, berdiri bersama tentara salibis Amerika di tanah umat Muslim, dan menjadi penghalang serta hambatan atas berdirinya Kekhalifahan Islam dan kerusakan oleh sekularisme dan demokrasi.

Setelah itu, wahai para tentara, dapatkah kalian bertanya pada diri kalian sendiri: Untuk siapa kalian bekerja, dan akankan buah hasil dari pekerjaan kalian itu akan membantu Palestina, atau akan digunakan untuk menjaga dan melindungi Israel dan orang-orang yang berdiri di negara sekitarnya.

Wahai para tentara, tidakkah kalian bertanya pada dirimu sendiri untuk kepentingan siapa kalian berperang?

Apakah kalian berperang untuk kepentingan Allah, untuk menjaga agama dan negara, atau untuk menghilangkan Syariat Allah sehingga kalian mengadakan dan memfasilitasi kependudukan sekuler?

(Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, sedangkan orang-orang yang kafir berperang di jalan setan) Surat An-Nisa:76, apakah berperang bersama pemerintah sekuler merupakan peperangan untuk kepentingan Allah, atau berperang untuk kepentingan Thogut dan setia kepada setan?

Demikian, kita memerangi kalian berdasarkan perkataan Yang Maha Kuasa: (Karena itu perangilah teman-teman setan itu, sesungguhnya daya tempur setan-setan itu amat lemah) Surat An-Nisa:76, dan perkataan Yang Maha Kuasa: (maka perangilah golongan yang aniaya itu sampai ia kembali kepada perintah Allah) Surat Al-Hujurat:9, yang berarti sampai semuanya kembali kepada keputusan dan aturan-Nya, dan hal itu tidak akan terjadi kecuali dengan menolak demokrasi dan sekularisme, dan meninggalkan dukungan terhadap pesawat tempur Amerika, dan memungkiri kepentingan Barat dan Timur.

Wahai para tentara, pada kenyataannya, kalian adalah orang yang menahan diri untuk mengikuti dan menerapkan Syariat serta setia kepada orang-orang yang beriman, dan bahkan kalian menghalang-halangi umat Islam dari hal itu, dan pada kenyataannya para ahli fiqh mewajibkan untuk memerangi kalian.

Syeikh Al-Islam Ibn Taymiyyah berkata ketika ditanya tentang berperang melawan pasukan Tartar: "Bahwa setiap aliran yang menahan diri untuk mengikuti hukum-hukum Islam dari kalangan mereka - orang Tartar - atau orang lain, harus diperangi hingga mereka patuh pada hukum ini meskipun mereka telah bersyahadat dan patuh terhadap sebagian hukumnya, sebagaimana telah Abu Bakar dan para sahabat - semoga Allah meridhai mereka - yang berjuang melawan orang yang tidak memberi zakat dan para ahli fiqh menyepakatinya setelah itu". Akhir kutipan, dari majmu al-fatawa, jilid 28

Hal ini mengenai siapa yang menahan zakat dengan paksa dan berjuang atas hal itu, jadi bagaimana bisa seseorang yang bertarung mewakili Amerika ataukah berperang melawannya dalam satu tempat?

Wahai para tentara, sesungguhnya kalian adalah sekumpulan penjajah bersama tentara salibis, musuh agama dan jiwa, dan Nabi SAW bersabda: (Siapapun yang terbunuh karena melindungi hartanya adalah syahid, dan siapapun yang terbunuh karena melindungi agamanya adalah syahid, dan siapapun yang terbunuh karena melindungi jiwanya adalah syahid, dan siapapun yang terbunuh karena melindungi keluarganya adalah syahid). Diriwayakan oleh Abu Daud dan lainnya.

Dan ketahuilah wahai para tentara bahwa dalam mencari nafkah tidak diperbolehkan memerangi para mujahidin, apakah ada yang memperbolehkan membakar Alquran karena nafkah? tentu tidak, jadi bagaimana kita diperbolehkan dalam mencari nafkah dengan merobek dan melawan makna Al Qur'an, perintah serta larangan-Nya? Allah lah yang memelihara, dan Ia telah memerintahkan kita untuk mencari nafkah melalui cara yang halal, dan nafkah yang kalian terima atas pekerjaan kalian sebagai tentara sekuler adalah harta yang haram.

Wahai tentara, jangan menjadi mainan dan korban atas fatwa beberapa orang yang mengajari kalian, karena beberapa dari mereka telah memberikan fatwa kepada prajurit Ali Saleh untuk membunuh prajurit Ali Mohsen, disisi lain beberapa memberikan fatwa kepada pengikutnya di Arhab, Taaz, Nahm, Al-Hayma dan Al-Hasba untuk melawan pengawal republik dan lainnya, dan mereka masih memberikan fatwa kepada orang-orang Arhab untuk melawan pengawal republik dan begitu sebaliknya, dan ini merupakan perjuangan untuk demokrasi, sekularisme dan negara sipil, sebagaimana mereka telah mengizinkan kalian untuk memerangi satu sama lain, mereka memeberikan kalian fatwa hari ini untuk memerangi Ansar Al-Shariah bersama musuh Amerika, kecuali beberapa yang dikecualikan karena rahmat Allah, jadi bagaimana kalian menyerahkan diri kalian sendiri kepada fatwa palsu yang mengizinkan kalian untuk berperang satu sama lain pada hari kemarin?

Wahai para tentara, sejauh ini perasaan kalian telah kendur dan menjadi tidak tahu mengapa kalian berperang dan siapa yang kalian perangi dan siapa yang diuntungkan dalam peperangan ini, mereka bahkan menggiring kalian seperti hewan ternak agar berperang melawan Syariat Allah di Abyan dan disamping kalian angkatan udara Amerika, penembak jitu, peluncur roket angkatan laut serta pesawat tempur Saudi, dan pertempuran Dofas di Abyan tidak jauh dari kalian, ketika lebih dari 5 pasukan berasal dari kalian, dan hari ini 10 pasukan berasal dari kalian semua berada dibawah sekularisme barat yang memerangi Syariat Allah.

Dan yang lebih aneh dari semua ini adalah kalian belum juga sadar kecuali saat kalian melihat kematian atau jatuh kedalam tahanan.
Pada akhirnya, wahai para tentara, kami berharap kepada Allah agar kalian sadar akan kebenaran dari permasalahan dan perselisihan ini, serta debu dan tabir telah telah dibongkar akan nasibmu yang tidak diketahui, dan menjadi sadar akan tujuan yang dimaksud oleh Ansar Al-Shariah.

Dan kami memohon kepada Yang Maha Kuasa agar menunjukkan kepada kalian kebenaran sebagai kebenaran dan membantu kalian mengikutinnya, dan membantu kalian melihat kebohongan sebagai kebohongan dan membantu kalian untuk menghindarinya.


ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจ ِّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†
Doakan selalu Mujahidin
Saudara-saudara antum di

Yayasan Al-Himmah Produksi Informatika
Voice of Al-Busyro Islamic Forum
h t t p : / / w w w . a l – b u s y r o . i n f o / v b

Pidato Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani Juru Bicara Resmi Daulah Islam Iraq : ~[Tujuh Faktor]~


Forum Islam Al-Anfal

# menghadirkan #

Terjemah Indonesia
dari

Ceramah/Pidato Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani Juru Bicara Resmi Daulah Islam Iraq :

~[Tujuh Faktor]~


Bismillahir Rohmaanir Rohiim
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menjadikan orang-orang di luar kalangan kalian sebagai teman kepercayaan, (karena) mereka tiada henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagi kalian. Mereka menginginkan apa yang menyusahkan kalian. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami Terangkan kepada kalian ayat-ayat (Kami), jika kalian memahami. (QS.Ali Imran (3) ayat 118)

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
Maka apakah orang yang berjalan tertelungkup diatas mukanya lebih mendapat petunjuk, ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus? (QS.Al Mulk (67) ayat 22) Orang yang celaka adalah orang yang tersesat dalam kesesatannya, sehingga hatinya tenggelam dalam kekafiran, dimana baginya kebenaran menjadi kebatilan, dan kebatilan/kepalsuan menjadi kebenaran, sehingga ia selalu tersandung dan bermasalah, beginilah keadaan pengkhianat Ahlu Sunnah yang tersesat dari jalan Alloh dan mengikuti keinginan/hawa nafsu mereka dan sehingga mereka bersekutu dengan Rafida, musuh agama, hingga mereka hidup terhina di dalam air kotor. Sedangkan orang-orang yang diberkahi adalah mereka yang mengetahui kebenaran (Al Qur’an), memilihnya, dan bertindak sesuai dengan kebenaran itu (Al Qur’an), maka dia mengambil jalan yang benar, berjalan dengan percaya diri, kepalanya tegak diatas manhaj yang lurus, tanpa tersandung kesusahan maupun berkubang dalam kebingungan, inilah keadaan para mujahidin yang berada diatas bukti yang jelas yaitu kebenaran yang berasal dari Rabb mereka, mengambil jalanNya, memerangi Rafida musuh agama, dan terus berjaga untuk menjebak merekadalam setiap penyergapan.

Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya? (QS.Muhammad (47) ayat 14)

Para pemimpin politik yang berbahaya / curang dari Ahlu Sunnah selama satu dekade/dasawarsa telah menjadi benteng dan tembok penghalang antara Rawafid dan Mujahidin, karena mereka telah menjual agamanya dan mengkhianati saudaranya sebangsa ketika mereka memasuki pemerintahan Safavid dalam sebuah rekayasa proses politik, hingga mereka berusaha keras untuk membela Rafida mati-matian lalu mereka terjual kepada pihak Rafida demi sebuah posisi yang sangat kecil (hina), dan mereka melepaskan tangan / tali untuk membunuh, memenjarakan, memerkosa, dan menyiksa Ahlu Sunnah, hingga penjara-penjara mereka dipenuhi oleh laki-laki dan wanita Ahlu Sunnah dan mereka menjarah dan merampas kekayaan Irak, mereka memulai terhadap mitra dan sekutu dari musuh kriminal dari Ahlu Sunnah dengan membasmi dan menyingkirkan mereka satu demi satu.

Wahai Ahli Sunnah di Irak, sudah waktunya bagi kalian untuk mengetahui realitas sebenarnya dari politisi-politisi kalian yang selama masa yang panjang ini telah menyeret kalian di belakang mereka ke dalam terowongan gelap demokrasi, mereka membawamu ke dalam krisis berkepanjangan dari sebuah kejatuhan kepada kejatuhan yang lain, tak ada satupun dari mereka dalam satu dasawarsa ini yang mampu untuk membebaskan seorang wanitapun dari penjara-penjara Safavid, sejak Rafida menganggap mereka lebih memalukan dan terhina untuk melakukan hal tersebut. Satu dasawarsa yang berisi penindasan, pembunuhan, penahanan, pemindahan (penempatan yang salah) dan sabotase, sementara para politisi tersebut diam laksana kuburan, mereka semua berkata: “Posisiku, posisiku, kursiku, kursiku!” Mereka memenuhi kantong-kantong mereka, membangun istana-istana, dan meningkatkan saldo rekening mereka, tak ada yang lain dari itu, tidak hanya membenarkan kejahatan Rafida dan menipu terhadap Ahli Sunnah, mereka juga membius mereka dengan janji-janji kosong.

Wahai Ahli Sunnah, ketahuilah beberapa masalah dan waspadailah (sadarilah) akan hal-hal berikut ini, tujuh fakta yang kami sampaikan untuk mengingatkan kalian, maka amatilah ia:

Pertama:
Pemberontakan-pemberontakan kalian yang diberkahi dalam melawan pemerintahan Safavid merupakan awal dari berakhirnya krisis yang kalian alami dan teguhlah hingga saat akhir dalam perlawanan kalian, ini merupakan awal dari jalan (cara) yang benar untuk mengembalikan kemuliaan (martabat), hak, dan kedaulatan, maka berhati-hatilah dari kemunduran, lanjutkan terus maka (semoga) Alloh akan memberkahimu dan menuntun langkah-langkahmu , dan kami bersama kalian menjaga jiwa kita sebelum kalian.

Kedua:
Realitas (kenyataan) dari politisi-politisi kalian telah diketahui, dan itu bahkan bukan rahasia lagi bagi anak-anak, bahwa mereka tidak mampu untuk mendapatkan kembali semua permintaanmu yang sah, atau mengembalikan (mengambil kembali) atau mendapatkan setiap hak-hak kalian yang telah dirampas, bahkan satu dari mereka tidak mampu melindungi dirinya sendiri jika Safavid berbalik melawan mereka apalagi untuk melindungi para pengawalnya, maka bagaimana mungkin mereka dapat menjaga orang lain? Itu hal yang sangat mustahil.

Pantun Arab:
Ada tidak ada anggota partai diantaranya —semoga Alloh tidak memberkahi mereka—yang tidak berkhianat
Tak ada dari mereka yang mampu dalam memberikan kebaikan (manfaat) dan mereka adalah orang-orang yang sangat sabar dalam kehinaan.

Ketiga:
Politisi yang kalian dukung tidak pernah marah atas pelanggaran yang dilakukan atas kesucian Alloh, juga mereka tidak pernah peduli atas penawanan (pemenjaraan) wanita-wanita Muslim atau pelanggaran kehormatan mereka, mereka tidak memedulikan ratusan ribu tawanan (narapidana) dan orang-orang yang ditahan, mereka tidak mempedulikan jutaan tuna wisma yang terlantar dan sangat miskin. Yang mereka pedulikan hanya kedaulatan (orang-orang) Iran atas Irak, dan pemerintahan Safavid terus menjadi partner politik mereka dan keputusan-keputusan mereka merupakan keputusan yang sah apapun itu. Hingga saat meja dibalikkan diatas mereka dan api Safavid membakar kursinya barulah ia gemetar dan mengajak (menghasut) para pengikutnya dan terjadilah perubahan retorika yang mengeksploitasi darah, kehormatan, dan harta kaum Muslimin, dan pemerintahan kemudian berubah menjadi otoritas (sektarian otoriter) yang bekerja untuk pembasmian (pemberantasan), ablasi (pengangkatan), pengeluaran (pengecualian), dan peminggiran (marginalisasi) meningkat, dan memberontak terhadap hal itu adalah suatu keharusan! SubhanAlloh! Apakah baru sekarang? Mengapa ketika kemarin kalian merupakan partner dan sekutu serta merupakan salah satu penopangnya? Bukankah kalian dari pemerintah yang sama? Tidak, ini hanyalah memperdagangkan kehormatan umat.

Keempat:
Wahai umat kami, ketahuilah bahwa Rafida sekalipun mahdzab, pergerakan, afiliasi, dan aliran mereka bermacam-macam namun tujuan dan proyek mereka sama, hal ini telah dinyatakan oleh salah satu pemimpin dan penjahat mereka (Baqir Jabr) kala berkata dengan kurang ajar (angkuh/sewenang-wenang) di channel satelit: “Ahlu Sunnah bagi kami terdiri dari tiga kategori: jenis yang harus dibunuh, jenis yang harus di penjara, dan jenis yang harus menjadi hamba-hamba kami.” Dan siapapun yang mengamati pernyataan dari orang jahat ini dan melihat kenyataan Irak saat ini yaitu apa yang terjadi pada Ahli Sunnah mulai dari pembunuhan, penahanan, dan penghinaan akan menyadari keadaan yang sebenarnya. Mereka tetap berani melakukan dan membuat statemen-statemen ini meskipun telah ada orang-orang yang memerangi dan memukul mundur kekuatan dan kejahatan mereka terhadap Ahli Sunnah, maka bagaimana yang akan terjadi jika tidak ada mujahidin yang mengusir dan membalas mereka dua kali lipat?

Maka waspadalah wahai Ahli Sunnah, inilah realitas dari Rafida dan penjahat-penjahat senior mereka yang mereka telah menyatakan proyek mereka ke arah kalian
... Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. (QS.Ali Imran (3) ayat 118)

Mereka adalah para politisi kalian yang bersikeras untuk berpartisipasi dengannya dalam proyek mereka, dan jika si anjing bodoh Iran (Nouri, Perdana Menteri Irak saat ini) telah mengungkapkan kebenciannya dan menampakkan taring pengkhianatannya, Rafida yang lain tetap menampakkan kelembutan dan berpura-pura menjadi domba pengikut bagi politisi pengkhianat baru dari kalangan Ahli Sunnah untuk bersekongkol dengan mereka demi menggantikan tempat saudara idiot mereka (Nouri) yang akan membawa Ahli Sunnah kepada beberapa tuntutan dan menyebarkan remahan roti untuk menyerap (menampung) kemarahan dan mengeluarkan gunung api yang berkecamuk darimu, sehingga diharapkan kalian akan memasuki proses pemilihan kembali dan untuk menyaksikan siklus lain dari penghinaan dan rasa malu, serta pembunuhan dan penangkapan. Maka janganlah masuk (terjerumus) ke lubang yang sama dua kali, karena Rafida tidak mengungkapkan niat mereka yang sebenarnya akan menjadi paling pedih dan pahit. Dan jika si gila Muqtada sholat bersamamu dan menyampaikan kata-kata manis sementara pasukannya sekarang sedang membunuhi Ahli Sunnah di Syam. Jika kalian telah melupakan kekejaman mereka dalam memerangi kalian di Baghdad dan Tal Afar, masjid-masjid yang mereka bakar, membunuhi anak-anak kalian, dan perempuan-perempuan kalian yang mereka perkosa, maka akan datang suatu hari dimana kalian akan melihat kenyataan yang sesungguhnya dari mereka, dan kalian akan mengutuk semua orang yang melindungi mereka atau melakukan perdamaian dengan mereka.

Kelima:
Pemerintahan Safavid akan menekan kalian dengan segala kekuatannya dan mereka tidak akan ragu-ragu untuk membunuh dan menumpahkan darah kalian. Dan sungguh saat inipun mereka telah melakukan hal tersebut, dan bertambah buruk sebagaimana yang kalian saksikan. Mereka telah mulai menekanmu serupa dengan yang dilakukan Nusayriyah di Syam sebagai satu panah menyerupai lainnya diawali dengan pernyataan dan ancaman dari yang dinampakkan oleh lidah orang idiot mereka, Nouri: “Demonstran-demonstran ini mendapatkan 100 dolar untuk pergi keluar berdemo,”, “Ini adalah demonstrasi politis,”, “ini hanya gelembung (tak berarti)”, “hentikan, atau kalian akan dihentikan,” “mereka adalah sekelompok dari kekuatan dan agenda asing,” dan seterusnya dari pernyataan dan ancaman yang sama dengan yang diucapkan oleh Nusayriyah sebelumnya. Melalui prosedur penutupan kota, pemotongan jalan, mencegah para demonstran dari mencapai tujuan mereka, mencegah orang-orang dari mengunjungi masjid, membuyarkan demonstran, menyumpahi dan memaki dengan penghinaan dan pemukulan, mengeksploitasi tentara dan milisi, serta kemampuan Irak untuk mengorganisir demo perlawanan, yang berakhir dengan pembunuhan, penghancuran, penahanan, dan peperangan dengan tanpa pandang bulu.

Wahai Ahli Sunnah, ini adalah fakta, Rafida tidak punya kesempatan untuk mengontrol Irak semenjak berdirinya, maka jangan berpikir mereka akan meninggalkannya, tetapi sebaliknya mereka akan berjuang sampai mati. Maka wahai Ahli Sunnah, yakinlah bahwa apapun yang terjadi pada kita di Irak diatas kekuasaan Rafida dan Salibis dan apa yang terjadi pada saudara-saudara kita di Syam dalam kekuasaan Nusayriyah tidak akan sama dengan sepersepuluh dari yang kalian akan terima dari tangan-tangan Rafida di Irak saat mereka menunjukkan jati diri mereka yang sebenarnya.

Dan kalian akan hanya memiliki dua pilihan: apakah itu tunduk pada Rafida dalam keadaan terhina yang mana seharusnya tidak pernah terjadi, atau angkatlah senjata dan kalian akan mendapatkan pertolongan. Dan jika kalian tidak berhati-hati dan tidak mengangkat senjata kalian, maka kalian akan merasakan penderitaan dari kengerian-kengerian di tangan Rafida yang masih akan terus menipu.

Keenam:
Slogan yang kalian angkat hari ini telah ditinggikan oleh mujahidin sejak bertahun-tahun, dan tuntutan serta penderitaan yang kalian alami saat ini telah selalu diperingatkan oleh mujahidin pada kalian, jika kalian membuat perdamaian dengan Rafida, maka yakinlah wahai Ahli Sunnah di Irak, bahwa tidak ada gunanya membuat perdamaian dengan Rafida dan tidak mungkin ada masa depan dengan mereka, tanyakan pada saudara-saudaramu di Syam dan tidak ada seorangpun yang dapat memberitahu kalian kecuali dari orang-orang yang memiliki pengalaman.

Ketujuh:
Mendapatkan kemuliaan, kebebasan, mengangkat ketidakadilan dan menggoyang debu-debu penghinaan adalah tidak akan pernah bisa dilakukan kecuali dengan rentetan peluru dan pertumpahan darah. Perhatikanlah sejarah mengenai hal tersebut terhadap semua negeri yang mengalaminya, inilah harga yang harus dibayar oleh mereka yang ingin mendapatkannya, dan harga terhadap sikap tunduk atas, penghinaan, dan penundukan penyerahan adalah berkali-kali lipat lebih berat daripada harga kemuliaan, dimana kedua harga ini tidak sama, satu sama lainnya. Kalian telah membayar harga (upeti) yang pertama dan masih membayar karena partai-partai politik yang kalian dukung, blok-blok, dan kebijakan-kebijakan mereka yang sembrono. Wahai putra-putra Ahli Sunnah, pilihlah, apakah pemilu berserta harga penghinaan, atau senjata, jihad dan harga diri dan kemuliaan, kalian harus membayar salah satu dari harga (pilihan) ini, sehingga memilih diantara dua kelompok: kelompok pertama yang berjalan tertelungkup diatas wajah-wajah mereka, atau kelompok kedua yang berjalan dengan tegap diatas jalan yang lurus.

Wahai pemuda-pemuda Ahli Sunnah di Irak, wahai para penolak kehinaan di utara dan selatan Baghdad, wahai para kesatria di Diyala, wahai para penolak ketidakadilan di Ninevah, Kirkuk, dan Shalahuddin, wahai orang-orang yang bersemangat di Anbar, apakah jika wanita-wanita merdeka kita ditawan dan diperkosa di penjara-penjara Savafid respon kita hanya akan menangis dan meratap seperti perempuan? Apakah bila Rafida melanggar kesucian rumah-rumah kita siang dan malam kemudian kita memohon dengan sangat dan berlutut seperti anak kecil? Akankah tampak kehormatan kita dan sementara anak-anak kita dipenjara karena kita menanggapi dengan kecaman (hukuman) dan pengaduan tanpa daya? Apakah ketika barang-barang kita dijarah, harta kita dirampok, rumah-rumah kita dirampas sementara kita memohon-mohon mengemis?

Puisi Arab:
Akankah aturan kejahatan dan sampah kita dan monyet memutuskan nasib kita
Kita terbiasa air mata penghinaan sampai kita bosan dari apa yang kita katakan dan ulangi
Akankah kita hidup seperti lembu tidak peduli dan mengklaim bahwa itu adalah kehidupan yang kaya
Penduduk meninggalkan tanah dan Hudud dilanggar
Dan kami mengunyah penghinaan kami sementara aib berjalan di bahu kita dan memiliki tentara?
Tidak o ' pemuda Sunnah, kita tidak begitu dan tidak akan begitu; kami tidak dipermalukan dan tidak akan dipermalukan
Waktu tidak pernah akan mempermalukan saya, sejak antara aku dan penghinaan adalah pedang

Lanjutkan pemberontakan. Berbahagialah kalian, bersiaplah untuk membawa senjata, aku bersumpah demi Allah bahwa Rafida akan memaksa kalian untuk melakukan itu dan kalian akan melakukan itu secara sukarela atau dengan paksa bahkan setelah beberapa saat, kemudian hanya kehormatan akan dijaga dan martabat akan diperoleh dan hak-hak yang pulih.

Ya Alloh kami mohon lindungilah darah kaum Muslimin, ya Alloh kami mohon bebaskanlah tawanan-tawanan kami, ya Alloh kami mohon berikanlah petunjuk pada mereka yang tersesat, obatilah kesedihan mereka dan sembuhkanlah luka mereka, ya Alloh kami mohon berikan kekuatan kepada mereka di medan jihad, ya Alloh siapapun yang menginginkan hal yang buruk pada Muslimin maka kalahkan mereka karena Engkau adalah Maha Terhormat. Ya Alloh kalahkan Rafida dan Nusayriyah Engkau Maha Kuasa atas hal tersebut, ya Alloh kami mohon kalahkan mereka, ya Alloh permalukanlah mereka, dan janganlah meninggikan bendera untuk mereka, jangan biarkan mereka meraih keberhasilan dan berikanlah mereka pelajaran dan tanda bagi orang-orang yang datang setelah mereka, laahaulaa wa laaquwwata illaabillah.

Dipublikasikan oleh Media Al-Furqan
Rabiul’awal 1434H, Januari 2013

Doakan Mujahidin Yang Berjihad

Ikhwan Antum di :

Jihady Online Radio

 
Support : Creating Website | Mujahidin | Mujahidin
Copyright © 1434 H / 2013 M. By Ridwan Kariem | Tauhid Media
Template Modified by Creating Website Published by Mujahidin
Proudly powered by Mujahidin