Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Kenya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kenya. Tampilkan semua postingan

Saat Menyerang Mujahidin Al Shabaab Di Mall Westgate, Tentara Kenya Rampok Sejumlah Toko

Written By Anonim on Rabu, 02 Oktober 2013 | 11.47


Sementara para pengunjung Mall Westgate menyebut Mujahidin Harakat al Shabaab Somalia sebagai “teroris” yang santun, tentara pemerintah Kenya justru melakukan penjarahan barang dagangan terhadap sejumlah toko di pusat perbelanjaan kota Nairobi itu.

Sebagaimana yang dilansir dari Sky News (1/10/2013), beberapa pemilik toko di Westgate kembali ke toko dan menemukan sebagian barang dagangannya sudah tak ada di lokasi. Mereka mengatakan, perhiasan dan ponsel telah dicuri, uang di kasir ludes, pun botol-botol minum-minuman beralkohol di sejumlah restoran dan kafe lenyap.

Para pemilik toko percaya bahwa pelaku pencurian adalah para tentara Kenya sendiri. Dalam benaknya, tidak mungkin “teroris” (baca : mujahidin) menenggak minuman yang dianggapnya haram, bahkan di Somalia minuman seperti itu dimusnahkan.

Salah seorang saksi mata mengatakan kepada Associated Press, bahwa ia melihat tentara Kenya menggeledah mayat seorang pengunjung lalu mengambil rokok di saku sang mayat. Sebuah toko latop juga ditinggal dalam keadaan berantakan, beruntung tiada satupun laptop yang hilang, mungkin karena barang terlalu besar untuk dimasukkan ke dalam saku para tentara Salibis Kenya.

Dugaan semakin menguat, karena pasca tentara berhasil mengambil alih kendali Mall dari tangan al Shabaab, hanya pihak aparatlah yang diperbolehkan keluar masuk tempat kejadian.

Ini juga bukan kali pertamanya tentara Kenya terbukti melakukan penjarahan di tengah-tengah kondisi darurat. Pada Agustus lalu, sebuah laporan memaparkan bukti perilaku bejat yang sama oleh tentara Kenya ketika terjadi kebakaran besar yang melahap Bandara Utama Nairobi. [Shoutussalam/ skynews]

Al Shabaab : Tidak Ada Wanita Yang Terlibat, Pemerintah Kenya Gagal Ungkapkan Fakta Operasi Westgate

Written By Anonim on Selasa, 01 Oktober 2013 | 10.55



MOGADISHU – Mujahidin Al Shabaab yang menguasai sebagian wilayah di Somalia, menegaskan pada hari Senin (30/9/2013), bahwa tidak ada wanita yang terlibat dalam serangan di sebuah Mall Westgate di Nairobi, Kenya.

“Kami sekali lagi secara terbuka menyatakan, bahwa tidak ada wanita terlibat di Westgate dan menegaskan kembali komitmen HSM untuk tidak mempekerjakan muslimah untuk misi tersebut,” kata Al Shabaab dalam pernyataan lewat akun Twitter remi mereka (@HSM_PR).

“Satu pekan setelah (penyerangan) Westgate, Pemerintah Kenya dan pejabat intelijen Barat gagal untuk mengungkap fakta dan rincian operasi Westgate,” tambah pernyataan itu.

Pernyataan ini memperlihatkan, bagaimana aparat kafir Kenya tak memiliki informasi tentang penyerang dan rincian tentang bagaimana penyerangan itu direncanakan dan dilaksanakan. Allahu Akbar!

“Kesia-siaan investigasi mereka akan segera diletakkan telanjang dihadapan dunia”, katanya.

Dalam status lainnya, Al Shabaab mengatakan “Pemerintah Kenya masih mengejar ekornya dengan berpegangan pada gagasan dan harapan, bahwa seorang wanita memimpin serangan itu”.

Beberapa hari setelah penyerangan di Mall Westgate di Nairobi Amir HSM Syaikh Mukhtar Abu Zubayr – hafidzahullah- memberikan pernyataan terkait alasan operasi tersebut.

“Serangan di Westgate Mall adalah untuk menyiksa para pemimpin Kenya yang telah menginvasi Wilaayaat (daerah) Islam. (serangan) juga merupakan balasan terhadap negara-negara Barat yang mendukung invasi Kenya dan menumpahkan darah Muslim tak bersalah untuk membuka jalan bagi perusahaan-perusahaan tambang mineral mereka. Hal ini adalah bukti jelas untuk kesalahan sejarah ketika pemerintah Kenya memutuskan untuk menyerang Wilaayaat (daerah) Islam”, kata Syaikh Abu Zubayr.

Sumber : Al-Mustaqbal / diolah dari @HSM, AFP

Bantu Kenya Perangi Mujahidin Al Shabaab, Inggris Akan Turunkan Pasukan Khusus SAS

Written By Anonim on Senin, 30 September 2013 | 18.37



Pasukan khusus SAS Inggris menyatakan siap untuk menyerang posisi Mujahidin al Shabaab di Somalia apabila pasukan Kenya memohon bantuan mereka. Serangan akan dilakukan sebagai balasan atas aksi heroik Al Shabaab selama 4 hari menguasai Westgate Mall di Nairobi, Kenya satu pekan yang lalu, sebagaimana yang dilansir dari Mirror News.

Menurut sumber orang dalam militer, serangan akan dilakukan beberapa minggu lagi. Unit pasukan khusus Inggris ini akan bergabung dengan pasukan khusus AS dan Kenya dalam upaya untuk membunuh pemimpin Mujahidin al Shabaab dan mengurangi kemampuan Mujahidin untuk melakukan serangan lain di Kenya.

Langkah ini dilakukan, setelah Presiden Somalia Sheikh Hassan Mohamud meminta bimbingan bagaimana "mengganggu dan mematahkan" para ekstremis Islam. Bagian utara timur negara itu didominasi oleh Al Shabaab dan serangan di ibukota Mogadishu telah menjadi ancaman di setiap harinya. SAS akan menurunkan orang-orang di lapangan untuk mengumpulkan data intelijen sebelum meluncurkan serangan terhadap lokasi-lokasi Mujahidin dengan didukung oleh pesawat tak berawak.

Seorang sumber militer mengatakan, "Al Shabaab menyembunyikan peralatan perang mereka juga tokoh-tokoh kuncinya untuk menghindari teknologi mata-mata dari langit kita."

Unit pasukan khusus Inggris itu kini tengah berada di Djibouti, Somalia utara, melakukan latihan bersama dengan Perancis dan pasukan AS.

Pasukan SAS yang berbasis di Kenya juga mengklaim telah membantu pasukan pemerintah menghalau Mujahidin al Shabaab yang mencoba untuk menyelinap lagi melintasi perbatasan ke Somalia. [arkan/ mirror]

--------------------
Shoutussalam

Jihady Online Radio

 
Support : Creating Website | Mujahidin | Mujahidin
Copyright © 1434 H / 2013 M. By Ridwan Kariem | Tauhid Media
Template Modified by Creating Website Published by Mujahidin
Proudly powered by Mujahidin