Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Polisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polisi. Tampilkan semua postingan
07.37
3 Polisi Afghanistan Tewas Ditembak Pria Berseragam Polisi, Alhamdulillah!
Written By Anonim on Rabu, 23 Oktober 2013 | 07.37
KANDAHAR - Seorang pria berseragam polisi melepaskan tembakan kepada tiga polisi di Provinsi Kandahar, Senin (21/10/2013) malam. Demikian diungkapkan pejabat pemerintah Provinsi Kandahar, Selasa (22/10/2013). Alhamdulillah!
“Sebuah serangan mematikan terjadi di Distril Jalai, wilayah Nalgham, pada Senin malam. Pelaku penyerangan yang mengenakan seragam polisi kabur setelah melancarkan aksinya,” ungkap Jawed Faisal, Juru Bicara Pemerintah Provinsi Kandahar.
Juru bicara Imarah Islam Afghanistan, Qari Yousuf Ahmadi hafidzahullah mengklaim, bahwa serangan itu dilakukan oleh loyalis Imarah Islam Afghanistan yang sebelumnya telah bergabung dengan pasukan polisi di Distrik Jalai dan kemudain membunuh tiga orang anggota mereka.
Menteri Dalam Negeri Afghanistan yang baru, Umer Daudzai mengatakan, jumlah aparat kepolisian dan tentara yang tewas sepanjang periode tersebut sama dengan jumlah aparat kepolisian yang tewas selama dua periode serbelumnya.
Sumber : Al-Mustaqbal Channel
Label:
Afghanistan,
Enemies Of Islam,
Polisi,
Tewas
17.28
Gerombolan Polisi Perkosa Anak Dibawah Umur Di Kantor Polsek
Written By Anonim on Sabtu, 12 Oktober 2013 | 17.28
| Gambar Ilustrasi |
SUSAH MEMBEDAKAN ANTARA APARAT DAN KEPARAT.
Dua oknum polisi di Gorontalo diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Ironisnya, aksi pemerkosaan yang disertai ancaman dilakukan di kantor Polsek di Gorontalo. Aksi bejat itu terungkap setelah korban berinisial IU (16 tahun), menceritakan ke keluarganya.
Mendengar cerita itu, orangtuanya pun marah. Mereka kemudian mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak di Mapolda Gorontalo untuk melaporkan kasus pemerkosaan terhadap anaknya.
Peristiwa memilukan itu terjadi beberapa hari menjelang bulan puasa 2013. Saat siswa di Gorontalo itu pulang sekolah, kemudian dijemput oknum polisi berinisial IG. Oknum polisi ini punya niat buruk.
IU lalu dibawa ke rumahnya. Di sana IU diperkosa dan diancam akan ditembak jika menolak.
Penderitaan IU tidak sampai di situ. Rupanya, sudah ada rekan-rekannya yang menunggu giliran. IU pun dipaksa melayani nafsu bejat sembilan rekan IG itu.
Aksi pemerkosaan terhadap IU kemudian berlanjut 1 Oktober 2013. Kali ini dilakukan oknum polisi berinisial IR. Parahnya, pemerkosaan itu dilakukan di kantor Polsek di Gorontalo.
Usai pemerkosaan yang dialami, IU menghilang. Dia malu, trauma dan tak sanggup menanggung beban berat itu. Setelah beberapa hari hilang, keluarga berhasil menemukan IU. Dari situlah, IU menceritakan semua kejadian memilukan yang dialaminya.
Dari sekian banyak oknum polisi yang memperkosanya, IU hanya mengingat dua nama. Keduanya sudah dilaporkan ke polisi. Orangtua IU mengaku terpukul atas peristiwa yang dialami putrinya itu.
Mereka berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Akibat kejadian ini, IU kini menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisinya memburuk dan mengalami trauma berat
Sumber: Idjon Djanbi
Label:
Polisi
16.19
Polisi Paranoid, Muslimah Bercadar Ditangkap
Ansharut thaghut dari unsur Polri jajaran Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, menangkap seorang Akhwat karena dicurigai sebagai anggota jaringan teroris, tidak cukup hanya mengamankan sesaat sebelum penangkapan Tim Jihandak Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulsel meledakan sebuah koper yang isinya ternyata hanya pakaian dan alat-alat mandi. Tidak ditemukan bahan peledak maupun barang berbahaya lainnya
Akhwat yang ditangkap bernama lengkap Armila Dewi, 28 tahun, berasal dari Palu, Sulawesi Tengah, Armila saat ini diketahui bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pendidikan Nasional Palu. Menurut Komisaris Besar Endi Sutendi selaku Humas Polda Sulsel menyatakan bahwa saat ini Armila tengah diamankan dan dimintai keterangan disalah satu ruangan khusus dilingkungan Polrestabes Makassar, “yang bersangkutan kita amankan untuk menindak lanjuti laporan warga yang mencurigai gerak – gerik tersangka dan kami pun tengah mengembangkan apakah Armila terkait dengan jaringan teroris atau tidak” tambahnya. Endi menambahkan Armilla diamankan untuk menghindari amuk warga tanpa merinci alasan mengapa Armilla akan diamuk warga.
Informasi lain diperoleh mengenai kronologis penangkapan Armila, Asri menuturkan Armila selama sebulan ini tinggal dirumah panggung milikn Daeng Jinne, Armilla menempati kamar kecil dirumah tersebut, “Kami curiga karena orangnya sangat tertutup. Mengenakan cadar, tetapi kakinya kelihatan. Biasanya orang bercadar kepada sesama perempuan akan memperlihatkan muka, tetapi orang ini tidak,” kata Asri. Masih menurut Asri, Armila dilaporkan dan langsung diamankan petugas karena sempat bertengkar dengan tantenya bernama Badaria. “Tante memaksa ingin melihat barang-barangnya, tetapi menolak. Ternyata di dalam tasnya kami lihat kebanyakan pakaian laki-laki dan ada foto pria,” ujar Asri.
Sungguh berat cobaan dan fitnah yang akan diterima Ikhwan maupun Akhwat di Indonesia ketika menjalankan serta mengamalkan perintah Allah dan Sunnah Rasullah SAW, salah satunya mengenai tatacara berpenampilan dan berpakaian, janggut, celana cingkrang atau cadar sudah distigmakan oleh thaghut negeri ini sebagai teroris, mengapa acara pamer aurat seperti Miss World dilindungi Polisi? sedangkan yang menutup aurat dianggap meresahkan masyarakat dan patut kita ingat mengapa kasus separatis Papua yang menimbulkan ketakutan penduduk setempat tidak pernah dikategorikan teroris? Teror para preman, peristiwa penyerangan Lapas Cebongan atau kasus-kasus lain yang menimbulkan ketakutan massal tidak pernah disebut dengan istilah perbuatan Teror, pertanyaannya ketika umat Islam di negeri ini ingin kafah menjalankan Syariat bisa dikategorikan teroris? Apakah hanya umat Islam saja yang sanggup dan mampu berbuat teror? Semakin jelas bahwa thaghut negeri ini sudah seperti Sang majikan, Amerika laknatullah yang takut dan paranoid terhadap Islam.
Sumber: Abu Mujahid MI-News
Label:
Muslim Affairs,
Muslimah,
Polisi






